Sudah sejak beberapa hari lalu Ardan rutin menjenguk Abel setiap hari. Kondisi Abel sama sekali tidak mengalami perubahan. Bunga mawar merah yang dibawanya beberapa hari lalu kini sudah berganti dengan bunga mawar merah lainnya.
Hari ini Ardan datang membawa cerita yang sama. Ia memberitahu Abel bahwa anak-anak panti dan Bu Dona terus menanyakannya karena rindu. Ardan kehabisan akal karena memberikan alasan yang sama setiap kali ditanyai tentang Abel.
Sekitar lima belas menit kemudian sejak Ardan datang, pintu ruangan terbuka. Ardan menoleh penasaran. Tiga orang masuk bergantian. Menghampiri meja Abel. Salah satunya adalah Abi. Dan dua orang lainnya Ardan yakin orang tuanya. Sontak Ardan langsung berdiri.
Orang tua Abel pasti datang karena mereka sedang libur. Wajar saja, sekarang hari