Setelah kejadian tadi yang melibatkan Ara dan Vanesa yang memperlakukannya semena-mena kini Dhafin terus terdiam tanpa berniat melanggati Arjun yang terus berusaha menarik perhatiannya.
Mereka berdua Arjun dan Vanesa nampak terus mengikuti Dhafin dari belakang yang tak bergeming sekalipun.
"Lu seharusnya bilang kalau ada pegawai baru tau ga! sekarang terjadi masalah lu malah nyalahin kita berdua!" Arjun terus berusaha menjelaskan kepada temannya yang tak menggubris sedikitpun.
Dhafin terus berjalan menuju ruangannya dan masih diikuti oleh mereka berdua.
Pintu terbuka, mereka bertiga berhenti di ambang pintu menatap Ara yang sedang mengobati lukanya di siku.
Ia mendongak setelah menyadari jika ada yang masuk, matanya melirik Dhafin yang menatapnya dengan tatapan sulit diartikan kemud