Rosella terdiam di dalam mobilnya bersama sang suami, kali ini ia sudah berada di perjalanan menuju pemakaman.
Dhafin melirik sang istri yang sejak tadi hanya diam menatap keluar jendela.
"Ada apa?" tanyanya membuat Rosella menoleh sejenak.
"Apa ada yang menggangu pikiran mu?" imbuhnya.
"Tidak, aku hanya merindukan seseorang," balas Rosella dengan senyum masam dan menundukkan kepalanya sesekali.
Dhafin diam mendengar jawaban Rosella, dipikirannya saat ini ia mengira jika Rosella mengalami apa yang ia alami sebelumnya.
"Temui saja dia," Dhafin menjawabnya.
"Kau menyuruhku untuk menyusulnya?" tukas Rosella sinis mendengarnya.
"Ya, kalau bisa kenapa tidak?"
"Kau ingin aku meninggal dunia?" sergahnya lagi seketika membuat Dhafin terdiam.
"B-bukan begitu..."
"Aku merindukan ibuku,"