Dua hari setelah kepulangan Refa, sahabatnya itu belum memberinya kabar. Meski dalam hati Alessa dilanda rasa khawatir, namun Alessa mencoba mengerti. Mungkin, Refa sibuk dengan keadaan adiknya yang harus diberikan perhatian lebih. Apalagi setelah operasi, pasti rasanya akan sangat menyakitkan untuk anak seusia Arya yang masih kecil.
Selama di kost maupun di rumah sakit, Alessa selalu sendirian. Tak ada yang menemaninya makan maupun merecoki pekerjaannya. Dan untuk giliran jaga shift milik Refa, Alessa dengan senang hati menggantikannya.
Meski tubuhnya terasa lelah, namun tidak masalah untuk Alessa. Setidaknya ketika Refa kembali bekerja, pekerjaan gadis itu tak begitu banyak karena bantuan Alessa. Sudah menjadi ketetapan rumah sakit apabila cuti kosong tanpa mengganti, maka gaji akan di