"Kamu tidak memberitahukan keadaan saya sama Mama bukan?" Frans bertanya setelah pria itu mendudukkan diri di sofa, menyandarkan tubuhnya yang masih terasa tebal dan bengkak.
"Tidak Pak. Saya tidak memberitahu Ibu Claria."
Frans mengangguk, "Bagus, jangan sampai Mama tau atau Beliau akan khawatir."
Alessa mengangguk saja, "Iya Pak," lantas gadis itu berdiri di pinggir sofa setelah membantu Frans duduk dengan nyaman. "Bapak mau saya buatin bubur sama teh herbal?"
"Selain bubur, Alessa... Saya sudah mual harus memakan makanan putih yang lembek itu."
"Soup ayam?" Tawar Alessa.
"Boleh, soup ayam saja." Frans mengiyakan tanpa banyak pertimbangan.
"Ijin pake dapur ya, Pak."
"Silahkan,"
Begitu mendapat ijin, Alessa segera menuju dapur, hingga suara Frans menghentikan langkahnya.
"T