Sebenarnya, dari dulu Arlita tahu kalau wanita yang bernama Anya sangatlah tidak beres, dan sekarang tiba-tiba ada perempuan lain yang mendatanginya dan mengaku kalau melihat Anya bersama dengan pria lain dan bukan anaknya. Ia merasa harus memberitahu Aiden soal ini karena tidak ingin anaknya memilih wanita yang salah.
“Tante boleh tidak percaya dengan saya tetapi apa yang saya bicarakan kali ini adalah fakta bukan sekedar halusinasi saja. Oh iya, sebenarnya dari dulu saya tahu kalau anak Anda yang bernama Aiden itu menyukai teman saya tetapi mereka itu sama-sama Gengsi.”
“Oh ya? Wah, kita bicara secara santai saja jangan terlalu formal. Anggap saja saya ini sudah mengenal kamu lebih lama. Sebentar, aku buatkan minum dulu ya karena kamu pasti datang dari jauh.”
Rose mengangguk dan se