Kesaksian Mega membuat Aiden melongo. Lebih anehnya lagi adalah Cakra ternyata sudah tahu siapa Zein dan seperti apa macam sikap si pengecut itu.
Aiden dan Rinai langsung keluar dari ruangan khusus Anya. Mereka tak sanggup berkata-kata lagi, semacam ungkapan selamat karena akhirnya Anya bersama dengan pria yang tepat.
“Kenapa sih lu deketin Anya, Cak?” Aiden mengaduk colanya, Rinai juga penasaran.
“Dia harus diarahkan. Zein bukan lagi masa depannya, tapi gue. Bukan juga lu karena mantan hanya akan jadi kenangan, jadi, karena lu udah mempersilakan gue masuk ke hatinya Anya, gue bakalan tinggal di sana selamanya.”
Cielah. Rasanya Rinai mau muntah, Cakra yang ia kenal tak pernah mendekati para wanita apalagi berinisiatif merayu mereka, tapi kali ini ternyata pria itu juga punya perasa