Rinai sudah terlanjur kecewa. Baru kali ini ada lelaki yang meninggalkan dirinya sendiri. Bahkan tanpa alasan dan juga tanpa ucapan.
"Gila ya, Nai. Dia ternyata kayak gitu!" ucap Wintang setengah kesal.
Bukan hanya dia saja, Rose juga sama kesalnya. Bukankah sejak awal niat Aiden untuk menembak Rinai? Lantas mengapa justru meninggalkannya seorang diri.
"Udah, lu tenang dulu. Mending gak usah pikirin itu. Siapa tahu dia gak niat gitu. Tunggu penjelasan darinya aja," ucap Rose.
Rose masih tak percaya dengan apa yang Aiden lakukan pada Rini. Dia masih yakin kalau lelaki itu punya alasan lain.
"Lu tahu gak?" tanya Wintang.
"Tahu apa?" jawab Rinai.
"Banyak lelaki yang gak bisa dipercaya itu," ungkapnya.
"Tang, jangan nambahin pikiran Rinai deh!" seru Rose.
Wintang hanya tersenyum. Niat