Mereka makan dengan canda dan tawa. Semua orang di sana cukup berbahagia malam itu. Walaupun udara dingin, mereka membuatnya hangat. Ditambah api dari pembakaran menambahkan suasana hangat di antara mereka. Banyak hal yang di bicarakan pada malam itu. Ruang linggkupnya memang kecil namun banyak sekali hal luas yang dibicarakan.
"Kalo kamu berminat, kerja aja di perusahan om. Nanti om bisa temlatkan di salah satu pegawai yang memegang komputer. Entah itu di pendaftaran atau bahkan di sekertaris di managemen oemasaran." Kata om Guntur.
Tante Fany tersenyum, "iya tuh. Kerja aja kalo butuh uang tambahan." Katanya.
Bukan Venya tidak mau. Dia hanya sudah sibuk dengan kepenulisannya. Maka dari itu dia harus fokus di satu hal. Dimana itu bisa menghasilkan, sudah cukup untuk Venya. Tapi deng