Venya menatap tembok di depannya kosong. Dia mendengar hal itu dari bunda Kori adalah hal yang membuatnya kaget dan tidak percaya. Sambungan telepon masih tersambung antara bunda Kori dengan Venya, tapi tidak ada pembiacaraan lagi yang Venya dengar. Hatinya seakan sakit ketika mendengar apa yang seharusnya tidak di dengarboleh Venya. Jika itu berurusan dengan kecelakaan, Vwnya sebaiknya tidak mendengarnya. Venya sering kali tidak bisa berbuat apa - apa jika hal itu terdengar ke telinganya
Tangan Venya bergetar begitu bunda memanggilnya, "kamu okay, Ven?" Tanya bunda Kori.
Bunda Kori memang tidak tahu jika Venya punya trauma akan hal semacam.ini. jika berbicara tentang kecelakaan, biasanya Venya diam di kamar dan membayangkan jika yang ada di dalam kecelakaannya itu adalah seseorang yang