Alexander Grey sangat ingin mengetahui siapa sebenarnya identitas pria misterius yang selalu memakai pakaian serba hitam dan kain penutup wajah hitam tersebut. Ia tetap tidak bisa meletakkan kepercayaan kepada pria itu meski sekarang mereka bekerja sama. Bagaimana ia bisa percaya jika pria itu bahkan tidak menunjukkan wajahnya. Bahkan Alexander Grey masih memikirkan alasan sebenarnya dari tujuan pria itu menawarkan bantuan. Untuk apa? Apa untungnya bagi dia? Alexander Grey benar-benar tidak paham.
"Kau benar-benar yakin, Lord Grey?" Tanya pria misterius tersebut.
Alexander Grey menatap tak suka. "Jangan bertanya lagi, aku tidak memiliki sedikit pun kepercayaan padamu, pertanyaanmu bisa merubah pikiranku kapan saja."
Pria misterius itu terkekeh. "Benar, kau tidak memiliki kepercayaan sa