Disebuah rumah terdapat pemuda manis yang sudah bersiap dengan pakaian sekolah nya, pemuda itu memakai kacamata bulat miliknya lalu turun kelantai bawah menuju meja makan, Lee Kyungmin nama pemuda manis itu.
Kyungmin melihat ibu nya sedang menyiapkan sarapan, lebih tepatnya ibu tiri Lee Herra, Lee Herra yang menyadari kehadiran Kyungmin lalu menghampiri pemuda itu
"Kyung, ayo sarapan bersama" Kyungmin menggeleng pelan
"Kyung ambil roti saja, sudah hampir telat" ujarnya mengambil roti yang sudah diolesi selai sebelumnya
Sepergi nya Kyungmin, Lee Herra hanya menghela nafas kecewa tak lama kemudian pria setengah baya datang dengan setelan jas kantoran nya, Lee Taemin sang kepala keluarga pun menghampiri sang istri
"Ada apa?" tanya Taemin yang sedang merapikan dasinya
"Tidak kok, ayo sarapan" taemin mengangguk lalu mengedarkan pandangan ke sekeliling rumah
"Kyungmin tidak turun?" Lee Herra menggeleng dengan senyum paksaan
"Ia sudah pergi tadi kata nya hampir telat" Taemin yang menyadari senyuman paksa istri nya hanya menghela nafas
"Bersabar ya, mungkin putra ku itu belum bisa melupakan Eomma nya" Lee Herra yang merasa tidak enak pun menggeleng
"Hey tidak apa, aku hanya menunggu harus menunggu saja yeobo" Sang suami tersenyum lalu mengangguk
"Bagaimana Suhoo? Apa disana lancar?"
Lee herra tersenyum lalu mengangguk "Suhoo lagi menyelesaikan kuliah nya, mungkin tidak lama lagi ia akan pulang"
"Bagus kalau begitu" lee herra hanya mengangguk
"Kata nya ia merindukan Kyungmin" ucap Herra
"Ya pasti, walaupun Kyungmin tidak merespon tentang Suhoo, tapi sebenarnya ia senang mempunyai seorang Hyung"
"Iya aku tahu, hanya tinggal menunggu Kyungmin menerima kami" balas herra lalu dibalas senyuman suami
•••
•••
•••
KyungMin Pov:
Aku baru sampai disekolah menggunakan bus, saat ini aku berjalan menuju ke kelasku banyak anak anak yang diantar supir pribadi mereka, tidak heran karena Hexagon adalah sekolah elite dinegara ini jadi wajar mereka menggunakan supir
"Baby Kyung!!" sontak aku melihat ke belakang
Aku tersenyum melihat cindy, cindy merupakan sahabat ku dari kami kelas I sampai kelas II sekarang
"Tumben datang awal?" tanyaku, cindy hanya memasang wajah murung
"Tugas dari Saem Park belum selesai, aku datang untuk mengerjakan disini" aku mengangguk saja
"Untung aku sudah selesai" Cindy yang mendengar itu melongo tak percaya
"Sebanyak itu? Benarkah?" aku mengangguk mantap
Tiba tiba cindy bergelayut manja di lengan ku "Aku lihat ya? Heum?"
"Arraseo, ini" aku mengambil buku di dalam tas lalu memberikan kepadanya
"Gomawo baby kyungie" aku tertawa kecil lalu mengangguk
Skip
Kring,,kring
"Baik, selamat istirahat"
"Ne Saem"
Kami pun satu persatu keluar dari kelas menuju cafetaria, aku dan cindy berjalan bersamaan menuju cafetaria
"Seperti biasa bukan?" tanya cindy lalu aku mengangguk
Aku melihat teman sekelasku Kim Yujin sedang merundung adik kelas, aku hanya bisa melihat tanpa harus berbuat apa apa taklama cindy datang membawa sandwich dan s**u coklat kotak
"Kim Yujin berulah lagi" aku melihat cindy yang sedang menatap adik kelas yang tadi aku lihat
Setelah dari istirahat aku pergi ke perpustakaan sedangkan cindy kembali ke kelas, aku memasuki perpustakaan lalu mencari beberapa novel untuk di pinjam, aku dengan susah payah mencoba menggapai buku tersebut tapi tidak bisa, sampai ada tangan yang mengambil novel tersebut lalu memberikan nya padaku
"Ini, dasar pendek" aku menaikkan alisku, pendek katanya hei aku hanya kurang tinggi saja tau
"Aku tidak pendek, hanya kurang tinggi" jawabku tidak mau kalah
Lalu pria itu tersenyum miring "itu sama saja bodoh"
Aku menghela nafas kasar "TerimaKasih"
Dan pria itu berlalu pergi aku memicingkan mata ku
"Bukannya dia sekelas dengan ku? Kai? Ah Molla" monolog ku lalu aku pun pergi dari sana setelah memasukan nama buku yang kupinjam
•••
•••
•••
Bel berbunyi, sekolah pun berakhir semua siswa membereskan buku dan lain nya satu per satu dari mereka pun pergi meninggalkan kelas
"Baby kyung, kau ingin pulang bersama?" aku menggeleng
"Tidak apa apa, aku bisa naik bus" cindy mengangguk lalu menggandeng ku ke luar sekolah
"Aku pulang dulu" cindy melambaikan tangan nya lalu memasuki mobil nya dan taklama aku memasuki bus yang sudah datang, aku menyumpalkan earphone ketelinga ku lalu memutarkan kan musik musik yang ada di ponsel ku sembari menutup mata menikmati angin yang berhembus dari jendela bus, tiba tiba aku mengingat kenangan masa lalu bersama ibuku dan itu membuatku tersenyum
bus yang aku tumpangi pun berhenti lalu aku turun dari bus dan berjalan ke arah rumah ku, sampai di depan rumah aku menatap bangunan megah itu lalu sedikit tersenyum dan berlalu masuk
"Tuan muda, baru pulang" aku tersenyum dan mengangguk
"Iya bi, baru saja" bibi mengangguk lalu mengelus kepala ku
"Anda mirip dengan ibu anda, sangat cantik dan manis" aku tersenyum malu lalu bibi tertawa
"Makanlah, jangan lupa kerjakan tugas sekolah" aku mengangguk lalu menuju keatas, tidak heran jika rumah sebesar istana ini selalu sepi papa nya sedang bekerja dan mama tiri nya mengurus butik
Sesampainya dikamar aku mengganti pakaian ku lalu berjalan menuju ruang makan, tiba tiba mataku menatap sebuah foto keluarga dengan ibu tirinya itu. Disitu bukan hanya ada diri nya tetapi anak kandung dari mama tiri nya yang merupakan kakak laki laki tirinya ada disana
Sebenarnya aku merasa senang saat tau bahwa aku akan memiliki kakak laki laki ya walaupun itu hanya kakak tiri tapi setidak nya aku senang, karena dari lama aku ingin punya saudara laki laki, Lee Suhoo
"Ah aku harus bekerja" aku dengan cepat menuju kamar untuk bersiap siap
Author Pov:
Kyungmin baru keluar dari bus lalu berjalan kearah tujuan nya, ia memasukan tangan nya kedalam kantung mantel nya, setelah sampai kyungmin masuk kedalam Starbucks
"Hei, kyungmin kamu datang kembali?" Wanita bername tag Hyorin itu menyambut kyungmin muka masam nya
"Ayolah manager-nim, aku suntuk tau dirumah" Hyorin si manager hanya menghela nafas
"Yasudah lah, padahal cafe ini milik__"
"Kalau begitu aku bekerja" kyungmin pun ngacir kebelakang membuka mantel nya sedangkan hyorin menggeleng tak percaya
Satu per satu pelanggan memesan minuman mereka dan tugas kyungmin adalah meracik kopi/minuman lainnya lalu baru diberikan ke pelanggan, tak selang beberapa lama sekumpulan pria datang dengan bola basket di tangan nya
"Mereka selalu datang kesini, setelah latihan basket mereka selalu kemari jadi tolong buatkan kopi terenak milikmu ya" hyorin mengedipkan sebelah mata nya lalu pergi melayani mereka
Hyorin kembali lalu memberikan kertas pesanan mereka kepada kyungmin, kyungmin dengan sigap meracik kopi yang dipesan sesekali ia tersenyum tanpa ia sadari itu membuat atensi seseorang menatap lekat kyungmin
Setelah selesai pelayan mengantarkan minuman tadi yang dibuat kepada pelanggan mereka
Kyungmin pun kembali bekerja seperti biasa sesekali ia melayani pelanggan yang pesan lalu pergi
"Nona hyorin?" sekumpulan pria berpakaian basket tersebut memanggil
"Iya ada apa?" hyorin pun menghampiri mereka ber-5
"Kopi ini berbeda, apa pembuat nya masih sama?" hyorin sedikit melirik kyungmin
"Apa tidak enak? Kalau begitu biar diganti" salah satu dari mereka menggeleng
"Bukan itu, ini sangat enak dari pada yang lalu" nona hyorin yang mendengar itu tertawa kecil
"Itu karyawan kami yang meracik" sambil menunjuk kearah kyungmin yang sedang tersenyum
"Oh aku seperti mengenalnya" nona hyorin tertawa
"Tentu kalian mengenal nya, dia sekolah di Hexagon School nama nya Kyungmin"
"Wah dia terlihat berbeda, disekolah ia memakai kacamata bukan?, tapi dilihat ia manis" jawab salah satu dari mereka
"Ya memang, pelanggan disini selalu menanyakan nomor nya" hyorin melihat kyungmin yang sedari tadi tersenyum
"Seojun, bukan kah dia bersebelahan dengan kelas mu?" pria tinggi bernama seojun itu pun berdehem mengiyakan pertanyaan teman nya
"Kalau begitu saya permisi dulu" hyorin pun pamit undur diri lalu menghampiri kyungmin yang sedang meracik minuman
"Kyungmin mereka menyukai kopi buatan mu" kyungmin tersenyum
"Syukurlah kalau memang mereka menyukainya"
"mereka sekolah bersama dengan mu, kau tidak mengenal mereka?" kyungmin menatap sekumpulan pria tadi seketika mata mereka bertemu lalu ia mengangkat bahunya acuh
"Sekolah itu murid nya banyak nuna, jadi aku tak harus mengingat satu per satu" hyorin pun mengangguk saja
••••
••••
••••
Sore pun menjelang Kyungmin pun melepas apron nya lalu memakai mantel nya kembali, hyorin pun menghampiri nya
"Hati hati dijalan heum" kyungmin pun mengangguk
"Aku pulang nuna" kyungmin melambaikan tangan nya lalu berjalan keluar
Pergerakan kyungmin tadi pun takluput dari pandangan sekumpulan pria tadi
"Yak kenapa kalian melihat nya seperti itu?" seojun
"Dia manis kalian tau, lalu apa kabar dengan mu sedari tadi melihat nya saat kita masuk kesini?" seojun pun beranjak dari duduk nya
"Kalian yang bayar" setelah mengatakan itu seojun pun pergi dari tempat itu dengan motor besar nya, teman teman nya hanya menghela nafas sabar
Kyungmin yang sampai dirumah pun membuka pintu rumah terlihat mama tiri nya sedang memasak yang dibantu oleh bibi, kyungmin pun bergegas masuk ke dalam kamar nya
Ia duduk di meja belajar lalu menatap figura ibunya tersenyum dan mencium foto itu lalu meletakkan foto tersebut kembali
To be Continued