Hari ini sekolahku sedang mengadakan bazar banyak orang yang berlalu lalang aku hanya mengikuti instruksi dari ketua tim, hari ini sangat berat bagiku,
karena kelompok aku yang harus mempersiapkan acara ,
Baiklah semuanya sudah ku selesaikan ternyata masih ada yang kurang, ternyata lampu buat penerangan masih belum menyala,
lighting, lighting teriak ketua event,
siap aku akan melihatnya, jawab ku,
aku mulai melihat ke belakang sekolah ku, ternyata banyak barang bekas yang sudah tertata rapi menumpuk di belakang gudang sekolah, aku pun melihat ke arah saklar yang akan ku nyalakan, suasananya begitu hening , mungkin banyak yang terjadi di tempat ini hingga sekarang gudang ini jadi terbengkalai meskipun sudah di tata rapi, itulah sedikit instingku,
akhirnya ku nyalakan saklarnya,
dan kemudian bergegas ke tempat acara bazar,
setelah acara selesai akupun berkumpul bersama teman - teman
kami pun bercanda gurau di kantin sekolah hingga, akhirnya waktu menunjukan pukul 15:00 itu waktunya kami untuk pulang,
Namaku river meskipun aku termasuk orang yang di anggap pintar karena nilai mata sekolahku tapi aku hanya bisa sedikit bergaul, terkadang aku hanya sendiri melewati hari - hari ku,
Begitu banyak keanehan yang sering ku lalui, ya mungkin ini bakat terpendam ku dari kecil, karena insting dan pengalamanku yang terus aku pelajari hingga sekarang.
sering sekali hal aneh yang terjadi terhadapku tetapi seperti ada yang melindungi ku, dulu aku sempat jatuh dari motor dengan kecepatan tinggi tapi tidak terjadi apa - apa terhadapku, terkadang turun hujan ketika aku sedih, ada petir ketika aku sedang marah, dan terkadang aku melihat pandangan gaib yang sulit aku jelaskan,
karena aku jarang bergaul dan terbiasa sendiri aku pun sering membaca dan banyak sekali ilmu yang aku pelajari karena bakat dan pengalamanku aku semakin pandai dalam mempelajari sesuatu, musik lah yang paling aku sukai dalam mempelajarinya, mulai dari gitar, piano, drum dan banyak lagi,
karena insting aku jadi mudah mempelajari kunci - kunci nya,
malam ini seperti biasa aku hanya bermain gitar di dalam kamar,
hujan pun mulai turun,
dalam hal ini aku sedikit aneh karena hujan itu sepertinya mengikuti ku,
aku pun melihat jendela kamarku tiba - tiba ada petir yang menyambar lekas ku tutup lagi jendelaku ,
sebaiknya aku tidur karena sudah malam,