Berbagai macam serangan telah para monster itu lakukan ke arahku. Aku mulai kuwalahan dalam menghadapi mereka seorang diri. Jangankan untuk melawan, bergerak untuk menghindar dari tiap serangan mereka saja sudah membuatku berusaha setengah mati.
Tubuhku sudah beberapa kali mendapat serangan dari para monster itu hingga membuat darahku merembes keluar karena beberapa luka yang mereka ciptakan. Namun aku tidak bisa tetap lengah dalam menghadapi mereka. Sesekali aku akan melancarkan serangan balasan ketika aku mendapatkan kesempatan itu.
Dan tidak jarang dari mereka juga terkena pukulanku dengan telak, meski kemudian mereka akan kembali bangkit dan menyerangku lagi dengan lebih brutal. Beberapa waktu aku berhadapan dengan para monster itu aku mulai mempelajari bahwa beberapa di antara par