Mataku memandang penuh antusias ketika lelehan saos mustard itu mulai memenuhi permukaan roti berisi sossis milikku. Rasanya aku seperti bisa merasakan bahwa air liurku tengah menetes saat ini, meski sebenarnya tidak. Setelah ku pergi meninggalkan rumah, secepat itu kemudian aku mencari sesuatu yang bisa memenuhi isi perutku saat ini, dan aku melihat kedai hotdog di pinggir jalan yang seketika membuatku tergiur.
Aku langsung memesan makanan cepat saji itu tanpa pikir panjang. Tidak tanggung-tanggung. Aku langsung memesan 3 porsi untukku sendiri. satu baru saja telah kuhabiskan. Kini pejual hotdog tengah membuatkan porsi ke dua dan ketiga milikku. Melihat betapa aku begitu antusias dengan hotdog yang kini masih berada dalam genggaman penjual tersebut membuat dia melirik ke arahku denga