Two
Kring kring kring
Bel sekolah SMK TENSA SURAKARTA berdering tepat jam 07:20, yup ini hari pertama untuk Ana masuk SMK, sebenarnya Ana gak pernah bermimpi untuk bersekolah disana, ini semua karena kakak Ana yang memaksa masuk kesekolah dengan jurusan yang Ana sendiri gak ngerti apa itu Multimedia, kalian tau kenapa Ana bisa disini? Ana sendiri juga gak ngerti tujuannya. Hahahahha
Setelah lulus SMP, Ana kembali ke kota kelahirannya untuk melanjutkan sekolah tentunya, kemaren Ana berada di Klaten sebuah kabupaten yang terletak di Jawa Tengah, tepatnya di sebuah desa kecil, Ana disana tinggal disebuah asrama kecil dan bersekolah di sekolah kecil juga, yang artinya Ana baru disini dan gak punya temen sama sekali. Wow hebatkan? Ya Ana tahu semua juga gak kenal satu sama lain, tapi setidaknya ada beberapa dari mereka yang berada di satu SMP, Ana yang kaya orang bego tau gak sih, duduk di pojokan sendirian, dan kalian tau Ana bukan tipe orang yang mudah bergaul alias dia punya kekhawatiran sosial, gak banyak omong dan Ana lebih suka sendiri, karena bagi Ana punya banyak temen kemungkinan besar juga bakal punya banyak musuh, kalian pernah dengarkan? Musuh dalam selimut? Itu yang paling menakutkan, jadi Ana lebih pilih untuk menutup diri dan gak banyak bergaul sama banyak orang.
Dari kecil, sampek sekarang Ana cuma punya temen satu, waktu SD di Desa Karangayar Ana masih inget dia Dias namanya, waktu Ana pindah ke Solo Ana punya dua teman tapi yang akrab cuma satu waktu Ana di Klaten karena muridnya sedikit, dia punya gank berenam tapi yang benar-benar dekat cuma satu. Ya begitulah Ana lebih suka sendiri, meski sebenarnya ia takut untuk ditinggalkan dengan orang yang berarti buat untuknya, karena itu Ana lebih milih untuk tidak banyak mengenal orang karena ketakutannya sendiri.
Untuk pertama kali kalian masuk sekolah pasti kalian gak akan lupa donk dengan yang namanya MOS atau biasa disebut perkenalan, di masa MOS Ana kenal Gabby, gadis gendut yang cantik nan ramah, dia satu-satunya orang yang menyapa Ana untuk pertama kali, dan setelah itu Ana kenal Andika, dia seorang siswa yang baik kala itu yang juga satu tim dengannya saat pembagian kelompok untuk membuat yel yel, selanjutnya Ana juga berkenalan dengan Sae, Dian, Mei and other.
Hari-hari MOS memang menjengkelkan, setiap hari pulang jam 12 siang, kalian tau kan itu panas banget, matahari lagi mendidihnya, dari sekolah kerumah, dan sebaliknya jalan kaki, jarak dari rumah kesekolah itu ngelewatin dua lampu merah, yang artinya itu 500meter kali dua, yup 1 km kebayangkan seberapa itemnya Ana, waktu SMK dan seterusnya begitu.
Hari ini seusai MOS Ana lansung pulang karena lapar, setiap pagi Ana jarang sarapan bahkan mugkin gak pernah, bukan karena gak mau, tapi karena gak ada, jadi terpaksa harus menahan lapar sampai siang tiba, uang jajannya pun hanya 2000 rupiah, bayangin sampek mana uang segitu paling dia cuma beli bakso malang yang isinya tahu bakso semua, kenapa pilih tahu semua, kan bakso sama tahu bakso jatuhnya lebih banyakan tahu bakso dan harganya sama lagi jumlahnya sama juga, kuahnya yang banyak, dan tentu sambelnya juga, biar kenyang. Hahahahaha
-Lost