episode 1
"awal mula"
Disebuah desa dengan suasana sejuk, segar masih menyelimuti seluruh suasana desa dimana di desa tersebut tingal seorang pemuda dengan kehidupan sederhana layaknya pemuda desa lainnya.
Pemuda tersebut aktif di sebuah organisasi didesanya sebagai seorang ketua remaja masjid di desa tersebut.
Dengan wajah lugu dan polosnya, dan pandai bergaul pemuda tersebut memiliki banyak teman didesanya. kondisi seiring berjalannya waktu pemuda tersebut menggerakan pemuda pemudi di desa itu untuk meramaikan kegiatan masjid.
Dengan kesungguhan niat semua kegiatan masjid di desa itu bisa membuat hidup suasana masjid.
sampai la di saat pemuda itu harus maninggalkan desa, dengan perjuangan dan doanya pemuda itu dapat bea siswa dari sebuah perusahaan di desanya. dimana pemuda itu mengajukan dan ikut tes di perusahan tersebut.
dengan keraguan di hatinya karena dia juga sudah punya usaha akhirnya dia membulatkan tekad untuk merantau.
setelah berpikir panjang dengan tekad bulat pemuda itu pun pergi merantau ke ibukota jakarta.
masa pertama ia menjalani perkulihan sunggu berat karena sistem pelajar didesa dan dikota jauh sangat jauh berbeda ia harus menjalani matrikulasi penyetaraan sistem pelajaran.
hari demi hari berjuang dan bertekad kuat untuk bertahan. sebelum ia berangkat merantau, di desanya ia memiliki dambaan hati yang sangat ia cintai walaupun gadis itu bukan cinta pertamanya tapi ia mencintainya. gadis itu seorang yatim piatu orang tua gadis itu sudah menghadap ke sang pencipta sejak ia duduk di bangku sekolah menengah pertama. Lika liku cerita cinta pemuda itu sangat panjang. cinta pertama pemuda ini
ia adalah seorang gadis di desa tetangga, namun itu adalah masalalu yang ingin dilupakan pemuda ini, namun sebesar apapun usaha yang di lakukan cinta pertama tak akan terlupakan, namun yang namanya cinta pertama butuh waktu gak sebentar untuk melupakannya.
Waktu terus berjalan dan tibalah saat dimana semua perjuangannya sampai di titik finish, Pemuda desa itu dapat menyelesaikan kuliahnya dan mendapat gelar Ahli Madiyah dan langsung direcrut perusahaan swasta terbesar di indonesia dengan jabatan Supervisior.
Di dalam pekerjaan nya ia sangat tekun bekerja dengan niat ingin menghalalkan gadis pujaan hatinya yang menunggu nya di kampung ia memiliki tatget untuk mencapai tujuan yaitu dalam 1 tahun bekerja ia ingin menikahi gadis pujaannya didesa.
tidak terasa waktu satutahun pun di jalanninya hingga tibalah ia di suatu hari yang sangat ia impikan, impian mempunyai istri, anak dan keluarga yang sakinah mawadah warohmah.
hari pernikahan pun akan di gelar, semua persiapan pernikahan di urus sang gadis dan pemuda itu pulang dati kerjaannya.
sesampainya di rumah orang tua pemuda itu disambut hangat oleh orang tuanya.
Tetapi disaat yang tidak di duga dan disangka ibu dan ayah pemuda itu bertanya dan tidak pernah biasanya bertanya kepada pemuda itu dengan pertanyaan yang membuat pemuda itu kaget bukan kepalang. pertanyaan yang terlontar itu adalah " KAMU YAKIN INGIN MENIKAHI DIA " dia orang nya lengus ( ungkapan orang jawa ), keras kepala, susah diatur. begitu la pertanyaan orang tua pemuda itu.
Dengan mendengar pertanyaan itu langsung sepontan pemuda itu menjawab " kok baru sekarang ayah ibu memberi masukkan disaat besok pagi akan ijab kabul ",??" malam itu hati pemuda itu gunda kelana, bingung bimbang apa yang akan ia ambil tindakan terus atau berhenti disini saat persiapan sudah dilakukan dan hari ijab kabul hanya menunggu jam. karena rasa cintanya ia membulatkan tekad nya bahwa cinta bisa merubah segalanya. ia terus melanjutkan niatnya dan tepat lah di ijab kabul nya lancar di ucapkan pemuda itu. dan sah mereka menjadi suami istri. Setelah ijab kabul terlaksana selama tiga hari pemuda itu dan istrinya belum melakukan malam pertama hingga pas pesta pernikahan itu terlaksana.
Kondisi awal pesta itu cuaca cetah tiada angin, mendung, dan sunggu tidak diduga tidak disangka angin, petir, kilat hujan deras pun turun. kepercayaan orang jawa " saat pesta pernikahan hujan deras akan terjadi mala petaka " tetapi pemuda itu tidak menghiraukan nya semua ia pasrahkan kepada allah swt ia yakin allah lah yang menentukan semuanya.
malam saat masih pesta itu lah sang pemuda pertamakali tidur bersama gadis pujaannya.