Hai semuanya nama saya Amelly Alvarretta, biasanya dipanggil dengan sebutan "Meli",umurku 22 tahun. Saya sangat suka pergi ke perumahan kosong yang dulu terkenal angker oleh warga setempat.
Hari ini adalah hari dimana saya bersama teman saya ke rumah yang sudah ditinggalin oleh keluarga Cullen kecuali "Stephen Christino Cullen".Kata warga yang dekat didaerah ini bahwa dirumah ini sering di sewa orang, tapi tidak satu pun yang betah tinggal dirumah itu, karena pemilik sebelumnya sering melihat seorang laki-laki yang duduk di halaman belakang sambil menghisap darah binatang.
Penyewa tersebut sangat terkejut melihatnya dan berteriak minta bantuan dengan muka yang penuh dengan ketakutan, keesokan harinya warga setempat memeriksa rumah tersebut pada tengah malam jam 23.59. Dan beberapa menit kemudian semua warga yang masuk dirumah itu berlarian dengan muka takut.Dan akhirnya rumah tersebut dikunci oleh pendeta yang gerejanya dekat didaerah ini.
"pak, apa saya boleh nanya?",aku bertanya sambil memengang buku kecil.
"boleh kok dek", jawab bapak.
"bapak kan pernah masuk rumah ini kan?",nanyaku dengan muka penasaran.
"pernah dek", jawab bapak itu.
"bapak pernah lihat muka sosok itu?",nanyaku
"pernah dek, kalau gk salah bapak hanya liat sebagian aja",jawab bapak sambil berpikir.
"gimana pak bentuknya?",nanya ku
"dia memiliki gigi taring dan bermuka pucat",jawab bapak.
"makasih pak atas semuanya",kataku sambil bersalaman dengan bapak.
"iya dek gk apa, bapak senang bisa membagi kan informasi kepada adek",kata bapak.
"kalo gitu saya pamit ya pak",kataku dengan muka senang.
"oo iya,oke dek hati-hati ya dek",jawab bapak dengan senyuman lebar.
"makasih pak",jawabku sambil melambai tangan.
Semenjak itu saya menulis sebuah buku yang berjudul "Fall in love with Mr.Vampire".
saya ingin menceritakan kejadian kenapa rumah tersebut ada vampire dan kita mulai aja.
"20-des-1989"
Hiduplah sekeluarga di rumah itu, ayahnya adalah tentara yg melindungi masyarat dari serangan negara lain, ibunya adalah CEO di sebuah perusahaan, mereka memiliki 2 anak kembar yg bernama Stephen christino dan Stephanie christina yang uda berumur 10 tahun. Ibunya sering mengajak dia dan adeknya ke kantor agar mereka bisa belajar untuk menjadi warisan berikutnya.
"22-des-1999"
Ayahnya ditugaskan di Amerika untuk berperang dan ibunya sangat sibuk kar'na perusahan udah mulai bangkrut, tiba-tiba stephen yang mengganti ibunya di kantor agar ibunya bisa beristirahat dirumah bersama adeknya. Besok harinya, ibunya sakit demam.
Stephanie sangat berusaha keras untuk menjaga ibu mereka, sedangkan stephen sibuk dikantor sampai-sampainya lembur dan lupa makan.
5 hari kemudian, stephen berhasil. Perusahan ibunya tidak jadi bangkrut, dan ibunya sangat bangga sekali kepada stephen dan adeknya yang uda berusaha keras menjaga dan berusaha merawat ibu mereka.
5 bulan berlalu dengan cepat, ayah mereka pulang dari tugasnya sebagai tentara. Tetapi, stephen dan adeknya binggung kenapa muka ayahnya pucat dan bola matanya merah, ibunya pun khawatir.Dan tak lama kemudian setelah ayah mereka pulang dr tugasnya, ayahnya meninggal karena terkena virus vampire yang diciptakan di Amerika, ibunya juga ikut meninggal kar'na tubuhnya gak kuat untuk menerima virus tersebut. stephen dan adeknya juga ikut terkena virus tersebut.
Tetapi para dokter tidak tahu kalau mereka juga kena, dan pada akhirnya mereka balik kerumah mereka dan mengunci pintu depan.Agar mereka tidak memburu manusia karena kehausan darah, pada saat itu mereka hanya meminum darah hewan sampai 200 tahun dan adeknya duluan meninggal kar'na kekurangan gizi sebelum menjadi vampire. Dan pada saat itu, stephen masih tinggal dirumah sampai sekarang sambil duduk dikursi halaman sambil memandang langit dimalam hari nya.
Hari sudah semakin malam, aku masih memikirkan kasus rumah itu. Hmmm.... rasanya bikin otakku berputar-putar. Pengen berbaring ditempat tidur tapi rasanya males gerak dr kursi, rasanya pengen banget cari kebenaran di rumah itu, dan pengen nanya cowok itu kalau ketemu dia, semoga-moga gk ngeri cowok itu.
Setelah itu aku memutuskan untuk pergi sendirian ke rumah itu tanpa sepengetahuan teman-teman, jika mereka tau aku pasti di anggap orang gila T_T ..
1 jam kemudian, akhirnya sampai dirumah itu. Rumah yang gelap ada lampu pun cuman di pintu depan TwT.. Aku pun percaya diri masuk dirumah itu karena pintu tersebut terbuka, pasti uda pernah dimasuki orang nih rumah nya, gak mungkin pintunya bisa terbuka dan ada bekas pukul pake alat.