"Jasmiiiiine!!?."
Untuk kesekian kalinya suara itu kembali menggelegar. Jasmine yang sedang menyuapi sang ayah yang sedang sakit. Segera menghentikan gerakannya.
"Ayah tunggu sebentar ya, aku akan segera kembali," kata Jasmine sambil meletakkan piring yang berisi nasi dan sepotong ikan ke atas meja, lalu bergegas menuju ke si pemilik suara.
Tapi tiba-tiba,
"Rupanya kau masih di sini,"
Jasmine melihat Corla, ibu tirinya sudah berdiri di hadapan mereka dengan pandangan kurang senang.
"Maaf bu, tadi ayah kurang sehat jadi aku...,"
"Alasanmu saja," kata Corla terlihat kesal.
Sekilas Corla melihat pada pria yang duduk di kursi roda dan masih berstatus suaminya, tuan Damien. Tapi dia enggan mengurusnya.
Walaupun begitu dia belum bisa menyingkirkan tuan Damien dan Jasmine, karena ada beberapa aset milik suaminya belum bisa di kuasainya, karena butuh waktu untuk bisa merubah hak kepemilikan.
Karena itu tidak ada pilihan lain, selain dia harus bersabar sembari mencari celah agar semua kekayaan milik tuan Damine menjadi miliknya seutuhnya.
Corla tahu bahwa hanya ada satu orang yang bisa membantunya saat ini.
"Cepatlah kau bersiap-siap, sebentar lagi tuan Wyatt datang dan kau harus bisa memenangkan hatinya." kata Corla dingin seperti enggan berada di dalam kamar itu.
Mendengar itu, Jasmine langsung merinding karena dia sudah mendengar tentang sepak terjang Wyatt.
Pria bertopeng yang kejam dan terkenal dengan sikap bar-barnya, perampok serta i***t yang tidak pernah mengenal bangku sekolah.
Menurut berita yang dia dapat, Wyatt bertopeng untuk menutupi wajahnya yang hancur karena berkelahi dengan para pengemis di jalanan.
Jasmine memang belum pernah bertemu dengan Wyatt secara langsung, tetapi kata orang-orang bila bertemu dengan pria bertopeng itu sama dengan menghantar nyawa pada malaikat maut.
"Tapi...bu....aku tidak mau bertemu tuan Wyatt," protes Jasmine sedikit rasa khawatir.
Corla tertawa dan berkata, "Apa kau punya pilihan?, atau kau mau pengobatan ayah mu aku hentikan,"
Jasmine hanya terdiam pasrah mendengar ancaman itu. Terlihat wajah tuan Damien memerah karena menahan amarah. Dia menatap tajam pada wanita yang dinikahinya lima tahun yang lalu.
Ternyata menikahi mantan sekretarisnya itu adalah suatu kesalahan besar.
Tuan Damien si pengusaha batu bara, yang sudah lama menduda, merasa Corla sekretaris di perusahannya adalah wanita yang tepat sebagai pengganti mendiang istrinya, yang sudah lama meninggal dunia.
Tuan Damien melihat, Corla bukan hanya cantik, pintar tetapi sangat perhatian dan baik pada dirinya dan Jasmine putrinya.
Apalagi dilihatnya Jasmine dan Bertha bisa berteman baik, mereka sangatlah akrab dan saling menyayangi.
Bertha adalah anak perempuan Corla dari suaminya yang pertama dan usianya tidak terlalu jauh dari Jasmine.
Namun ternyata kebaikan Corla dan Berta tidak berlangsung lama.
Setelah mereka menikah....
Tuan Damien jatuh pingsan di kantornya. Setelah sadar, dia merasakan seluruh badannya kaku dan sejak saat itu juga, tuan Damine mengalami kelumpuhan.
Dan usaha penambangan batu bara langsung di kelola oleh sekretaris merangkap sebagai istri tuan Damine yaitu Corla.
Dan saat itu juga, kehidupan tuan Damine dan putrinya Jasmine berubah.
Corla yang di anggap sebagai malaikat tidak bersayap ternyata wanita kejam berhati iblis.
Bukan saja perusahaan suaminya di kuasainya, malah Jasmine putri tunggal tuan Damien di perlakukan seperti b***k di rumahnya sendiri.
Jasmine tidak bisa membantah atau memberontak karena Corla mengancam akan menghentikan pengobatan tuan Damine bila Jasmine tidak patuh pada perintahnya.
"Baiklah," kata Jasmine pasrah, karena tidak ada hal yang lebih penting baginya selain kesehatan ayahnya.
Corla tersenyum senang, "Bagus, kau memang anak yang berbakti."
Tuan Damien menatap putrinya dengan sedih, ada setitik air mengalir dari sudut matanya.
Jasmine tersenyum menguatkan sang ayah,"Tidak apa-apa ayah. Yang penting ayah bisa segera sembuh." kata Jasmine perlahan.
*****
Tuan Wyatt tiba di rumahnya, badannya yang tinggi besar serta penampilannya yang sedikit urakan, membuat Jasmine menarik napas menahan rasa tidak nyaman di hatinya.
Tuan Wyatt mengernyitkan keningnya, di saat Corla mengenalkan Jasmine pada dirinya.
"Bukankah kau berjanji akan menikahkan aku dengan Bertha. Tetapi mengapa wanita ini yang kau hadirkan," protes Wyatt terdengar keras menandakan dirinya sedang tidak senang.
Tubuh Jasmine menggigil ketakutan, dia menundukkan wajahnya dalam-dalam, tuan Wyatt tidak suka melihat ini, dis tidak suks wanita cengeng.
Corla dengan cepat menenangkannya, "Sabar dulu tuan Wyatt. Bertha sedang kuliah di luar negeri. Anak itu sedikit keras kepala. Tetapi Jasmine pasti mau menjadi penggantinya,"
Jasmine terkejut, tetapi Corla memberi tanda agar Jasmine tidak boleh protes. Lagi-lagi Jasmine hanya bisa pasrah dengan nasib dirinya.
"Aku tidak ingin wanita ini. Yang aku lamar Bertha, bukan wanita ini," sengit Wyatt.
"Sekali lagi mohon maaf tuan Wyatt, Bertha sedang berada di luar negeri. Lagi pula, ini hanya pernikahan persyaratan. Apa bila suatu hari nanti kau menemukan wanita yang lebih cocok dengan dirimu, kau boleh menceraikan Jasmine kapan pun kau suka," kata Corla dengan kejam.
"Ibu," desis Jasmine perlahan, air matanya mengalir perlahan. Harga dirinya terasa diinjak.
Dia tidak menyangka dirinya akan di jadikan sebagai persyaratan, yang justru dia sendiri tidak tahu persyaratan apa itu.
"Hemm, kau ingin menukarnya?," tanya Wyatt. Corla tersenyum licik.
"Bukankah, itu bisa menguntungkan mu?,"
"Dia putrimu juga,"
"Apakah itu penting," jawab Corla dengan nada mantap.
Tuan Wyatt seperti memikirkan sesuatu, kalau saja dia tidak ingat dengan ucapan neneknya yang menginginkan dirinya cepat menikah. Tentu saja dia tidak sudi berurusan dengan wanita gila ini.
Tetapi dia tidak punya pilihan lain, perusahaan yang di bangun dengan susah payah almarhum ayahnya, kini sedang dalam masalah.
Don Xieng, pamannya yang gemar berfoya-foya dan kehidupan bebas, telah menyalah gunakan keuangan perusahaan Xieng Red.
Wyatt ingin menyelamatkan Xieng Red dari kekacauan yang di buat oleh Don Xieng.
Tetapi dengan satu syarat seperti yang tertulis di wasiat ayahnya yaitu Wyatt baru bisa mendapatkan perusahaan Xieng Red apabila Wyatt sudah menikah.
Wasiat yang tidak masuk akal, tetapi Wyatt tidak bisa berbuat apa-apa selain memenuhi wasiat tersebut.
Dan di saat Corla menemuinya karena membutuhkan bantuannya, Wyatt sudah tertarik pada Bertha.
Dan hari ini Wyatt melamar Bertha.
Corla yang masih mengira Wyatt sebagai pria miskin jalana, tentu saja.dia tidak sudi menikahkankan Bertha dengan tuan Wyatt.
Karena itu dengan licik Corla menawar Jasmine sebagai pengganti Bertha.