saat tak ada di samping mu diriku sangat merindukanmu sadarkah bahwa diriku besar mencinta. kau terjatuh ku yang memeluk kau tersakiti ku yang terlukai dimana ada cinta yang seperti aku. ucap wildan kepada nita dengan nada merayu
halah gombal kamu itu mas mas, cuma omong doang haha. ucap nita sambil memukul pundak wildan
mas serius loh dek sama kamu, kamu masak ga percaya sama mas, nas itu udah sayang banget sama kamu dek, kalau kamu ga percaya belahlah d**a mas dek, kamu akan tau bahwa ada terukir namamu dek nita di dalam d**a mas, hanya namamu seorang dek, dan ga akan pernah ada wanita lain selain kamu dek mas janji, mas janji akan selalu menjaga hati mas untukmu dek, mas ga akan berpaling kepada siapapun selain kamu dek, mas mohon terima cinta mas yaaa, mas mau kita ke jenjang yang lebih serius dek, mas ga mau kehilangan kamu apalagi sampai kamu di ambil orang, mas ga mau dek kalau sampai itu terjadi pasti rasanya mas ga sanggup hidup tanpa kamu dek, mas janji mas akan selalu bahagiakan kamu, dan kamu harus tau dek janji nas cuma satu yaitu meletakkan kebahagiaan kamu di atas kebahagiaan mas sendiri mas janji untuk itu demi tuhan. ucap wildan sambil menyatakan semua isi hatinya.
halah mas mas semua cowok juga bakalan bilang seperti itu mas, aku juga udah sering kok dapat gombalan gitu dari banyak cowok, dan bukan mas yang pertama kali kayak gitu, jadi jangan harap aku itu percaya sama mas, udah sering mas saya itu denger cowok bilang kayak gitu, ingat yaa mas realita kehidupan itu ga kayak di film - film yang selalu mulus jalan ceritanya. kalau di fil mah gini aku rela mati bersamamu ataupun hidup susah bersamamu ahh itu mah bohong mas, semua wanita di kehidupan nyata itu berpikir realistis jadi mereka itu ga mau di ajak hidup susah apalagi sampai kekurangan, yaa logikanya aja yaa mas mereka para wanita itu ga pernah di ajak susah sama orang tuanya sejak kecil, yah ibarat minta apapun pasti dikasih sama orang tuanya. lah masak anaknya udah gede nikah terus tinggal bareng cowoknya terus mau di ajak susah yaa menurutku walaupun ada cewek yang kayak giti pasti satu cewek banding seribu cewek mas, jadi yaa menurut aku menikah itu bukan hanya modal cinta mas, makan cinta aja juga ga bakal kenyang, jadi harus ada persiapan mental, persiapan materi dan lain - lain. karena menikah itu menyatukan dua otak menjadi satu, artinya kita harus bisa saling menghargai pendapat masing - masing dari kita agar kita mencapai tujuan bersama yaitu bahagi. ingat yaa mas, semua kehidupan itu ga ada yang berjalan lurus aja, pasti ada lika liku di dalam sana , okeee. wong kita mau ke tempat wisata buat jalan - jalan aja sebelum sampai kita udah mampir beli bensin, beli makan, dan lain - lain jadi kita harus mempertimbangkan semua langkah yang kita ambil, apa yang terjadi hari ini, dan efek bila kita mengambil langkah tersebut agar kita bisa berjaga - jaga bila ada bahaya yang menghadang di tengah perjalanan insyaallah kita bisa mengatasinya mas, jadi tolong di pikirkan ulang yaa mas ucapan mas tadi, saya ga mau ada perselisihan di antara kita mas, jadi saya harap tolong berpikir ribuan kali untuk hal itu, jika sudah mantap dengan mensinkronkan hati dan pikiran mas, mas bisa datang menemui saya di rumah orang tua saya. ucap nita kepada wildan sambil meninggalkan selembar kertas yang berisi alamat rumahnya dan ia bergegas pergi meninggalkan wildan di bangku taman seorang diri.
setelah kepergian nita wildan segera mengambil kertas yang diberikan padanya. di sana tertulis alamat lengkap rumah nita beserta nomer telponnya. desa Beji, rt 001 rw 004 tulungagung, jawa timur, 087654456677. yaa selama ini mereka kenal karena tinggal di satu kota, mereka tinggal di kota yang sama tapi dengan kesibukan berbeda, jika wildan di sibuk kan dengan dunia kerja maka nita adalah seorang Mahasiswa di salah satu kampus terkenal di surabaya. yaa mereka memang bertemu pertama kali di event pameran yang di selenggarakan oleh tempat dimana wildan bekerja, waktu itu nita jalan - jalan bersama temannya untuk melihat pameran yang di gelar di gedung olahraga surabaya, nita berjalan bertiga termasuk dirinya, yaa nita jalan dengan teman baiknya yaitu nita, fatim, dan fitri mereka bertigaenggunakan baju warna senada hitam dengan model gamis panjang, dengan kerudung warna mocca, serta dengan riasan wajah yang sederhana, mereka bertiga terlihat sangat anggun, bahkan semua mata tertuju pada mereka, mereka adalah mahasiswi cantik dari kampus ternama bahkan merupakan mahasiswi berprestasi. mereka berasal dari fakultas yang berbeda - beda, nita dari fakultas ekonomi, fatim dari fakultas kedokteran, dan fitri dari fakultas bahasa, yaa mereka memang berbeda kelas dan berbeda fakultas, namun mereka bisa kenal dan dekat karena mereka aktif di salah satu organisasi yang sama. mereka juga mahasiswa yang aktif dalam berorganisasi, mereka mahasiswa semester akhir yang berjuang untuk mendapatkan satu ketukan palu di atas meja yang menandakan kelulusan mereka, yaa itu adalah proses pembuatan skripsi yang sangat membutuhkan tenaga ekstra serta aktifitas yang menguras pikiran, karena dengan kuliah empat tahun akan di tentukan berakhirnya hanya dengan sidang skripsi tersebut.
eh ayo lihat di situ dong guys, kayaknya bagus deh lukisan - lukisan di situ. ucap fatim sambil menunjuk arah ruangan tempat lukisan.
iyaa deh kayaknya seru disitu ada banyak lukisan, ada banyak cowok ganteng juga hehe. ucap fitri dengan sedikit genit
ehh apaan sih kamu fit, cowok mulu pikirannya inget belum muhrim, minta di halalin dulu baru boleh ngapa - ngapin. ucap nita sambil memukul pundak fitri.
ihh apaan sih emang bener kan ada banyak lukisan sama banyak cowok, gue kan ga salah lihat, apa elo aja ya yang ga normal, apa elo emang ga pernah punya pacar wkwk. ucap fitri mengejek nita
iyaa kali yaa fit emang bener kok yang lo bilang kalau di sana ada banyak lukisan dan banyak cowok, yuk kita kesana aja yaa, yaa itung - itung menyelam sambil minum air, eh udah dapet lukisan indah siapa tau dapet calon imam juga. ucap fatim sambil menyetujui ucapan fitri.
udah lah nit lo mau ikut atau enggak jadinya ? kita berdua mau kesana dulu yaa kalau lo ga ikut. ucap fitri dengan sudah mengandeng tangan fatim.
ya iyaa aku ikut juga sama kalian yaa masak aku mau keliling sendiri a juga kalii. ucap nita dengan berat hati mengikuti fatim dan fitri