Hari ke-104, Nomad menyiapkan uji urutan prioritas pada terminal terisolasi. Satrio memeriksa versi dan memastikan jaringan utama tetap terputus. Kami memakai tiga pesan contoh: satu darurat, satu prioritas, dan satu biasa. Pesan tidak memuat informasi kru sebenarnya.
Pada uji pertama, sistem membacakan pesan biasa lebih dulu karena waktu masuknya lebih awal. Nomad menghentikan sesi. Pembuat perangkat telah mengubah label pesan, tetapi belum membuat terminal mengurutkan berdasarkan label. Satrio meminta revisi.
Teknisi menjelaskan bahwa prioritas ditetapkan oleh pengirim, sedangkan terminal hanya menyimpan urutan waktu. Nomad bertanya bagaimana pengguna mengetahui bahwa pesan yang datang belakangan harus didengar lebih dahulu. Tidak ada jawaban. Mereka membuat catatan bahwa terminal harus memeriksa kategori sebelum antrean dibacakan.
Pada demonstrasi kedua, pesan darurat memotong antrean dan dibacakan lebih dulu. Setelah itu sistem berkata 'pesan prioritas menunggu', lalu membaca pesan prioritas sebelum yang biasa. Aku dapat mengikuti urutan tersebut. Namun, ketika dua pesan prioritas memiliki waktu sama, sistem membaca berdasarkan nomor perangkat, bukan sumber pesan.
Satrio meminta aturan pengurutan ditulis. Pembuat perangkat menjelaskan bahwa nomor perangkat menjadi pemutus seri. Kyaa yang hadir sebagai pengamat bertanya apakah nomor perangkat memiliki makna bagi warga. Nomad menjawab tidak. Ia meminta sistem menggunakan nomor sumber atau menyatakan bahwa urutan tidak diketahui.
Kami menguji frasa 'urutan prioritas tidak tersedia'. Semua kru memahami bahwa mereka tidak boleh bertindak sebelum memperoleh penjelasan. Satrio mencatat frasa itu sebagai fallback sementara, bukan solusi akhir. Nomad menolak simulasi tanpa beban.
Kyaa membawa jawaban Kesatuan tentang plafon bantuan sementara. Dana tujuh hari memiliki batas harian sesuai biaya wajar wilayah, dengan pengecualian jika lokasi aman yang tersedia lebih mahal. Warga meminta proses pengecualian tidak mengharuskan mereka membayar lebih dulu.
Kesatuan setuju pembayaran dapat dilakukan langsung kepada penyedia atau melalui penggantian biaya jika pemohon memilih. Namun, batas bukti dan waktu pembayaran belum final. Unit sosial akan memutuskan dalam dua hari kerja. Kyaa meminta jalur banding jika keputusan terlambat.
Warga juga bertanya siapa yang menentukan 'biaya wajar'. Kesatuan akan menyertakan kisaran harga dan tanggal survei. Jika tidak ada tempat aksesibel dalam kisaran itu, pengecualian dapat diajukan dengan rekomendasi tenaga kesehatan.
Nomad menegaskan pembicaraan bantuan tidak mengubah status teknis atau jadwal kapal. Aku meminta Jayen mencatat itu dalam ringkasan. Tidak ada yang didaftarkan sebagai calon peserta perjalanan.
Cherry belum membuka lagi pembicaraan tentang perjalanan. Aku tidak membuka pesan lama atau mengirim kabar tentang bantuan. Ia meminta ruang dari percakapan perjalanan, dan aku tetap menjaga batas itu.
Satrio meminta laporan uji dibacakan kepada seluruh kru, termasuk mereka yang tidak hadir. Jayen menyebut tiga kategori dan urutannya, lalu menjelaskan apa yang terjadi bila kategori tak tersedia. Seorang kru bertanya apakah pesan tanpa kategori boleh ditunda tanpa dibaca. Nomad menjawab pengguna harus diberi pilihan, dan keputusan itu dicatat.
Kami mencoba skenario di mana pesan tanpa kategori masuk di antara pesan biasa dan pesan darurat. Sistem membacakan darurat terlebih dahulu, lalu mengumumkan bahwa satu pesan belum memiliki prioritas. Pesan biasa menunggu. Urutan itu terasa lebih aman, tetapi Satrio meminta kami menguji bila dua pesan darurat datang bersamaan.
Pada uji berikutnya, sistem membaca berdasarkan waktu sumber. Nomad menilai itu dapat diterima untuk sementara, asalkan pengguna diberi tahu jumlah pesan darurat dan setiap pesan dapat dipanggil ulang. Satrio belum menandatangani hasil karena uji daya rendah belum dilakukan.
Kyaa menerima pertanyaan dari warga yang tidak ingin bantuan sosial tercatat sebagai utang. Kesatuan menjawab dana jembatan bukan pinjaman, tetapi aturan itu belum tertulis pada formulir. Warga meminta kalimat eksplisit. Petugas setuju menambahkan 'tidak perlu dikembalikan' pada halaman pertama.
Unit sosial juga bersedia memberi tanda terima tanpa mencatat status perjalanan. Kyaa meminta audit dilakukan oleh orang yang tidak mengelola kuota. Kesatuan menerima permintaan itu dan berjanji mengumumkan ruang lingkup audit dalam dua hari.
Nomad berkata urusan audit tidak memengaruhi pemeriksaan terminal. Aku menulis dua jadwal terpisah di papan. Satu untuk revisi audio, satu untuk audit bantuan. Jika satu tertunda, yang lain tetap bisa bergerak.
Kyaa dan aku memeriksa papan bantuan setelah forum bubar. Satu warga mengira penggantian biaya harus diajukan setelah membayar, meski Kesatuan menawarkan pembayaran langsung. Kami meminta formulir membedakan dua cara itu dengan contoh. Petugas sosial menjelaskan contoh: bila penyedia bersedia menerima pembayaran, unit sosial membayar langsung; bila tidak, pemohon dapat meminta penggantian.
Warga tersebut bertanya apakah ia harus menunjukkan alasan perjalanan. Petugas menjawab tidak. Ia hanya perlu menyatakan kebutuhan tempat sementara dan biaya yang diminta. Kyaa meminta jawaban itu dicantumkan dalam petunjuk, bukan hanya lisan.
Di ruang kontrol, Satrio membandingkan hasil prioritas pada dua versi firmware. Versi baru membacakan kategori dulu, tetapi gagal memberi tahu bahwa jumlah antrean berubah selama jeda. Nomad meminta indikator jumlah diperbarui sesudah setiap pesan dibacakan. Pembuat perangkat belum mengirim patch.
Kami menulis bahwa pengujian versi sekarang dihentikan pada kondisi antrean berubah. Tidak ada alasan melanjutkan sebelum pembuat perangkat menjawab. Aku meminta status papan menyebut versi yang diuji agar kru tidak mengira terminal utama telah berubah.
Sebelum rapat ditutup, petugas sosial mengirim ringkasan prosedur pembayaran langsung dan penggantian. Kyaa memeriksa bahwa keduanya tidak memerlukan pendaftaran perjalanan. Satu kalimat masih menyebut 'pemohon yang akan pergi'. Kami mengubahnya menjadi 'pemohon bantuan sementara', sebab tempat tinggal dapat dibutuhkan tanpa keputusan berangkat.
Kesatuan menyetujui koreksi itu dan akan memperbarui formulir. Warga meminta salinan lama diberi label digantikan agar tidak tetap beredar. Jayen mencatat nomor versi baru dan tanggal berlaku yang masih menunggu persetujuan.
Nomad meminta Satrio memeriksa log versi baru sebelum segel dibuka. Nomor versi cocok, tetapi dokumentasi belum mencantumkan perilaku jika satu pesan darurat masuk saat pesan kategori kosong sedang dibaca. Mereka menambahkan kondisi itu untuk tes berikutnya.
Hari ke-105, pembuat perangkat mengirim opsi urutan berdasarkan kategori, lalu waktu sumber. Satrio menguji pesan darurat, prioritas, dan biasa dalam beberapa urutan. Kali ini kategori darurat selalu dibacakan dahulu, kemudian prioritas, lalu biasa. Di dalam kategori sama, pesan yang lebih awal dibaca lebih dulu.
Nomad meminta sistem menyebut bila kategori tidak tersedia. Pada uji pertama, satu pesan tanpa kategori dimasukkan ke antrean biasa tanpa pemberitahuan. Satrio menghentikan sesi. Pesan tanpa kategori tidak boleh diam-diam dianggap biasa.
Pembuat perangkat menambahkan status 'kategori belum diketahui'. Sistem menyebut jumlahnya dan menunggu permintaan pengguna. Aku meminta pesan yang belum diketahui tidak diabaikan ketika pengguna membaca antrean. Nomad setuju, tetapi isinya tidak dibacakan otomatis.
Kami menguji ulang dengan pesan kategori kosong. Sistem menyatakan kategori belum diketahui, menyebut nomor sumber, dan meminta pengguna memilih membaca atau menunda. Hasilnya lebih jelas. Satrio masih memerlukan pemeriksaan daya rendah dan dua bahasa.
Di sisi kebijakan, Kesatuan menyampaikan aturan pembayaran dana jembatan. Penggantian biaya dibayar dalam tiga hari setelah bukti diterima; pembayaran langsung tersedia bila penyedia menerima. Warga meminta biaya aksesibilitas dapat dibayar di muka agar mereka tidak perlu meminjam uang.
Unit sosial setuju menilai pembayaran di muka untuk kebutuhan aksesibilitas, tetapi keputusan harus datang sebelum warga memesan. Jika keputusan terlambat, masa bantuan otomatis diperpanjang dua hari. Kyaa meminta aturan itu ditulis jelas agar tidak bergantung pada kesediaan petugas.
Rute obat alternatif diuji dengan kotak pendingin. Suhu bertahan selama waktu uji, tetapi baterai cadangan hanya cukup beberapa jam di luar perkiraan. Petugas medis meminta pengujian lebih lama. Kesatuan tidak menyebut rute siap.
Warga meminta distribusi obat lokal tetap menjadi prioritas selama uji rute berlangsung. Petugas medis menegaskan stok tersedia akan dibagikan berdasarkan resep dan kebutuhan. Kyaa meminta status barang yang sedang diuji tidak dihitung sebagai stok siap pakai.
Aku berjalan bersama Jayen ke papan. Kami mencocokkan jumlah obat diterima, ditahan, dan dapat digunakan. Satu angka belum berubah setelah kotak masuk pemeriksaan. Petugas memperbaikinya dan menulis waktu koreksi.
Nomad menutup sesi teknis dengan status 'urutan kategori berhasil pada kondisi uji; kategori kosong dan daya rendah belum selesai'. Tidak ada izin simulasi. Uji mesin tetap tidak dibahas.
Satrio meminta kami menguji perubahan dengan pesan panjang dan pendek, lalu membandingkan waktu yang dibutuhkan untuk membacakan antrean. Sistem membaca kategori sebelum nomor dan isi. Pada pesan panjang, frasa konteks menambah beberapa detik, tetapi tidak membuat informasi hilang. Kru meminta opsi melewati konteks untuk pesan berikutnya setelah kategori sudah diketahui.