Hari ke-36, Kyaa mengirim pesan bahwa beberapa warga ingin bertemu setelah membaca surat Kesatuan. Mereka meminta diskusi tanpa petugas keamanan di dalam ruangan. Aku menyetujuinya, dengan Jacklyn menunggu di luar sebagai petugas medis bila diperlukan. Jayen dan aku hadir karena mereka meminta penjelasan teknis dan pencatatan.
Sebelum warga datang, Kyaa meminta agar kursi disusun melingkar dan pintu tidak dijaga dari dalam. Ia ingin ruangan terasa seperti tempat bertanya, bukan pemeriksaan. Aku meminta Jacklyn tetap di dekat pintu luar dan memastikan jalur keluar tidak terhalang. Tidak ada petugas bersenjata di dalam.
Sebelum mulai, aku menjelaskan bahwa mereka boleh meminta Jayen berhenti mencatat kapan saja. Mereka juga dapat memeriksa notulen sebelum dibagikan. Tidak ada keputusan yang harus dibuat hari itu.
Jayen membacakan aturan diskusi: siapa pun boleh melewati pertanyaan, meminta jeda, atau meminta catatan dihentikan. Tidak ada rekaman suara. Notulen hanya dibagikan setelah peserta memeriksanya. Beberapa warga mengangguk; seorang pria meminta agar bagian tentang keluarganya tidak ditulis. Jayen menyetujui.
Seorang warga bertanya apakah pemberitahuan tertulis menjamin mereka tidak akan dipindahkan tanpa persetujuan. Aku meminta Jayen membacakan bagian surat yang menyebut perubahan aturan akan diberitahukan dan warga dapat menyampaikan keberatan. Namun, aku tidak mengatakan surat itu menjamin semua hasil yang mereka inginkan. Hak untuk menyampaikan keberatan bukan selalu berarti keberatan pasti diterima.
Kyaa meminta agar jawaban itu ditulis juga. Ia tidak ingin kalimat 'warga dapat keberatan' terdengar seperti janji bahwa keputusan akan berubah. Aku meminta Jayen mencatat pembedaan itu. Warga lain mengatakan mereka ingin tahu siapa yang memutuskan jika keberatan diajukan. Aku belum punya nama atau prosedur, jadi pertanyaan itu masuk ke surat klarifikasi berikutnya.
Pertanyaan berikutnya muncul tentang siapa yang menetapkan perubahan aturan dome. Aku menjelaskan bahwa Kesatuan belum menyebut penanggung jawab tertentu. Kami meminta nama jabatan, bukan hanya nama seseorang, agar warga tahu ke mana harus menyampaikan keberatan jika petugas berganti.
Seorang perempuan bertanya apakah keberatan dapat diajukan dalam bahasa mereka sendiri. Aku belum tahu. Aku mencatatnya sebagai pertanyaan penting dan meminta Kesatuan menyediakan penerjemahan. Jika prosedur hanya dapat digunakan oleh orang yang memahami satu bahasa, hak itu tidak benar-benar mudah diakses.
Kyaa mengingatkan bahwa beberapa warga tidak bisa membaca dokumen panjang. Ia meminta versi lisan dan ringkasan sederhana. Jayen mencatat permintaan itu. Aku berjanji meneruskannya, tetapi tidak menjanjikan Kesatuan pasti menyediakannya.
Mereka juga membahas kemungkinan kembali setelah perjalanan. Sebagian mengira penerbangan akan bersifat sementara, sebagian lain mengira mereka harus menetap. Aku menjelaskan bahwa dokumen yang kami terima belum menerangkan durasi. Aku tidak meminta mereka memilih sebelum hal itu dijawab.
Pembicaraan kemudian beralih pada perjalanan. Satu orang ingin tahu berapa lama penerbangan, seorang lain bertanya apakah mereka boleh menolak setelah menjalani pemeriksaan awal. Aku menjelaskan bahwa kapasitas dan jadwal belum final, dan pemeriksaan informasi bukan komitmen. Mereka dapat meminta penjelasan tanpa memberi nama atau menyatakan pilihan.
Satu warga berkata ia tidak ingin ikut misi, tetapi ingin tetap menerima bantuan. Aku menjawab bantuan yang sudah dialokasikan tidak bergantung pada pilihan perjalanan. Untuk pasokan masa depan, kami menunggu rencana Kesatuan. Aku tidak menyamarkan perbedaan antara jaminan yang berlaku sekarang dan hal yang belum disahkan.
Kyaa mengatakan beberapa keluarga belum membahas perjalanan sama sekali. Aku menjawab itu pilihan mereka. Pertemuan hari ini bukan pendaftaran dan tidak akan dilaporkan sebagai dukungan atau penolakan. Para peserta setuju dengan notulen anonim dan meminta versi akhir dibacakan sebelum dibagikan.
Ada yang bertanya apakah kami akan membagikan jumlah orang yang hadir kepada Baron. Aku menjawab hanya jumlah peserta dalam notulen anonim, jika mereka setuju. Kami tidak akan memberi daftar nama. Kyaa meminta agar mereka yang tidak ingin jumlahnya disebut juga dapat menolak. Aku menyetujui dan Jayen menambahkan pilihan itu.
Setelah diskusi, para peserta meminta waktu sampai jawaban Kesatuan datang. Tidak ada pemungutan suara. Tidak ada formulir. Mereka hanya menyepakati bahwa Kyaa boleh meneruskan lembar klarifikasi yang telah mereka periksa.
Jayen membacakan notulen anonim kepada peserta yang masih berada di dome. Mereka menyetujui sebagian besar, lalu meminta satu kalimat diganti agar tidak terdengar seolah semua orang ingin ikut perjalanan. Kami mengubahnya menjadi: 'beberapa peserta meminta informasi mengenai kapasitas; keputusan perjalanan belum ditetapkan.'
Setelah pertemuan, aku mengirim pertanyaan klarifikasi kepada Kesatuan: apa prosedur keberatan, berapa lama waktu tanggapan, dan apakah ada opsi kembali setelah meninggalkan dome. Aku meminta jawaban dalam bentuk yang dapat dipahami warga, bukan hanya istilah administratif.
Baron bertanya mengapa kami belum mendapat daftar minat. Aku menjelaskan pertemuan tadi membahas hak dan informasi, bukan keputusan. Ia berkata ia takut kesempatan berangkat terlewat bila kita menunggu terlalu lama. Aku menjawab kami belum memiliki jadwal resmi atau kapasitas final. Menghitung minat saat syarat belum diketahui akan menghasilkan angka yang menyesatkan.
Baron menelepon setelah menerima notulen. Ia bertanya apakah suasana diskusi menunjukkan warga mulai percaya pada kami. Aku menjawab aku tidak dapat mengukur kepercayaan dari satu pertemuan. Mereka mengajukan pertanyaan dan menetapkan batas. Itu yang dapat kami laporkan.
Ia berkata ia membutuhkan indikator kemajuan. Aku menyarankan indikator yang bisa diverifikasi: jumlah pertanyaan yang dijawab, waktu balasan, dan status persediaan. Jangan mengukur dukungan politik dari kehadiran. Baron menerima usulan itu dan meminta Jayen membuat tabel pelayanan, bukan survei minat.
Ia menerima alasan itu, lalu meminta kami memperbarui rencana teknis. Yoon An mengabarkan pengeras suara ruang penyimpanan kini menghasilkan volume konsisten. Nomad menjadwalkan uji suara terakhir besok sebelum mempertimbangkan uji beban lanjutan.
Nomad memberi kabar bahwa tes audio pada mode siaga berhasil. Ia masih menunggu laporan akhir pemeriksa kedua. Jika keduanya cocok, ia dapat menandatangani kesiapan sistem peringatan untuk uji, bukan untuk peluncuran. Aku meminta redaksi itu dijaga.
Jayen juga mendapat jawaban dari Kesatuan mengenai arsip Pia: ia belum memberikan izin untuk pertanyaan tertulis. Kami tidak tahu alasannya dan tidak berhak menebak. Mereka mengizinkan kami mengutip bibliografi publik, tetapi satu bahan rujukan masih tertutup. Aku meminta Jayen menutup permintaan ini sementara, kecuali Kesatuan memberi kabar baru.
Jayen menambahkan saran Kesatuan pada catatan penutupan: jangan mengirim permintaan tambahan sampai Pia sendiri menghubungi mereka. Bahan publik yang sah tetap dapat dipakai.
Cherry bertanya apakah Pia menolak berbicara. Aku menjawab belum ada izin, bukan penolakan. Ia mengatakan perbedaan kata seperti itu penting, sebab orang mudah mengubah diam menjadi cerita. Aku setuju dan mencatat bahwa kami tidak akan menghubungi Pia di luar jalur resmi.
Kami membicarakan keputusan keluarga. Cherry berkata ia tidak ingin aku menunggu jawabannya seolah-olah hidupnya tertahan sampai aku pulang. Ia tetap menjalani pemeriksaan dan mengatur dukungan keluarga di rumah. Aku berjanji misi tidak akan menjadi satu-satunya hal yang ia pikirkan.
Cherry mengirimkan pesan setelah membaca keterangan dokter. Ia ingin meminta pendapat dokter pribadinya sebelum bicara lagi dengan kami. Aku menjawab ia bisa mengambil waktu sebanyak yang diperlukan. Ia berkata ia belum memutuskan ikut atau tinggal; untuk saat ini ia hanya mengumpulkan informasi.
Aku tidak mengirim pesan tambahan setelah itu. Aku ingin menghormati ruang yang ia minta. Misi tetap berjalan, tetapi hubungan kami bukan persoalan yang harus diselesaikan dengan tenggat rapat.
Hari itu menegaskan bahwa memberi ruang berarti menerima jawaban yang belum ada. Warga meminta kejelasan tanpa memberi persetujuan. Pia belum menjawab permintaan lanjutan. Cherry mengumpulkan informasi. Aku menulis status itu sebagaimana adanya.