Hari ke-58, Nomad menguji tiga pola alarm di ruang latihan, bukan di kabin. Kru duduk di posisi berbeda dan menerima pesan melalui suara, lampu, dan perangkat getar. Mereka tidak tahu pola mana yang akan muncul.
Nomad memulai rapat dengan meminta setiap kru menjelaskan perbedaan tiga sinyal: nada perhatian, instruksi penghentian, dan getaran kritis. Mereka menjawab bergantian. Seorang petugas memakai istilah 'alarm' untuk nada perhatian. Nomad mengoreksinya karena kata itu dapat membuat kru bertindak sebelum mendengar pesan.
Pola pertama memakai instruksi suara, jeda, lalu alarm. Sebagian kru memahami urutannya, tetapi dua orang mengira jeda berarti pesan selesai. Pola kedua memakai nada pendek sebelum instruksi. Semua orang mengenali bahwa pesan akan datang, namun satu kru mengira nada itu alarm.
Pola ketiga memakai frasa 'hentikan simulasi' bersamaan dengan alarm, lalu getaran konfirmasi. Kru lebih cepat merespons, tetapi seorang petugas yang memakai pelindung telinga tidak mendengar frasa awal. Getarannya memberi tahu ada pesan, bukan isi perintah.
Nomad menghentikan latihan dan meminta setiap orang menjelaskan apa yang mereka pahami. Tidak ada pola yang sempurna. Ia berkata kami perlu satu instruksi utama yang sama, lalu saluran pendukung mengulang, bukan memberi pesan berbeda.
Yoon An mengusulkan agar frasa penghentian disampaikan serentak melalui suara dan teks panel, sementara getaran hanya menandai pesan kritis. Jacklyn meminta perangkat pribadi menampilkan kata yang sama jika layar kecil dapat dibaca. Untuk kru yang tidak dapat melihat layar, audio harus mengulang frasa.
Kami mengganti nama nada tersebut menjadi 'penanda pesan'. Panduan menyatakan penanda berarti ada informasi yang perlu didengar, bukan perintah untuk menghentikan. Aku meminta label yang sama dipakai di panel, rekaman audio, dan instruksi tertulis.
Aku meminta prosedur memberi waktu bagi kru untuk mengonfirmasi bahwa mereka menerima instruksi, tanpa membuat konfirmasi itu menjadi persetujuan. Nomad setuju dan menuliskan bahwa konfirmasi hanya berarti pesan diterima. Jika seseorang tidak menjawab, prosedur tetap berhenti.
Latihan dimulai lagi. Penanda pesan terdengar, lalu instruksi utama. Semua kru menunggu. Pada satu skenario, instruksi meminta mereka melanjutkan simulasi. Pada skenario lain, instruksi menyebut penghentian. Mereka membedakan keduanya dengan benar.
Kelompok yang memakai getaran menerima tanda kritis, tetapi tidak menekan tombol sampai mendengar isi instruksi. Kelompok yang mengandalkan audio meminta pengulangan pada satu pesan. Terminal mengulangnya dengan jelas. Nomad mencatat bahwa permintaan pengulangan tidak memicu perubahan status.
Jacklyn meminta latihan dilakukan dengan ventilasi pada tingkat tinggi. Jangkauan suara di belakang tetap memadai setelah pengeras suara dipindahkan. Satu petugas merasa suaranya terlalu keras di depan, jadi Yoon An menyesuaikan keseimbangan kanal. Kami mengulang tes dari dua posisi.
Hasilnya lebih merata. Namun, Nomad menegaskan perubahan volume harus dikunci agar tidak berubah karena pengaturan pengguna. Yoon An memasang batas konfigurasi dan mencatat nomor versinya. Pemeriksa kedua mencocokkan hasil.
Nomad menyatakan panduan komunikasi dapat diajukan untuk satu simulasi kabin tanpa beban lanjutan setelah latihan tambahan dan peninjauan. Ia tidak memberi persetujuan uji mesin. Ia ingin melihat kru menggunakan prosedur setelah jeda satu hari, agar hafalan sesaat tidak dianggap pemahaman yang menetap.
Baron menerima jadwal itu. Ia meminta tanggal uji mesin setelah simulasi berikutnya. Nomad menjawab masih ada beberapa tahapan dan tidak akan memberi tanggal sebelum evaluasi. Aku meminta laporan menyebut tidak ada penerbangan yang dijadwalkan.
Baron bertanya berapa lama sampai pola final dipilih. Nomad memperkirakan perlu satu hari latihan tambahan. Aku meminta ia tidak mengunci tanggal sebelum hasil kedua tersedia. Baron mengangguk dan membatalkan permintaan uji kabin esok.
Kyaa menerima kabar bahwa simulasi ditunda. Ia berkata warga tidak perlu mendapat semua rincian, tetapi ingin tahu tidak ada penerbangan yang dijadwalkan. Aku memastikan tidak ada. Ia meminta agar kami mengabari jika status berubah.
Kesatuan mengirim status kebijakan: panel dome akan menyertakan seorang petugas peninjau independen, tetapi belum ada wakil warga di dalam panel. Warga dapat mengajukan masukan tertulis atau lisan sebelum keputusan. Kriteria teknis dome akan dibagikan setelah pemeriksaan selesai.
Kyaa menerima surat Kesatuan tentang panel peninjau. Mereka dapat meminta ringkasan pemeriksaan dome, mengajukan keberatan, dan menerima perlindungan sementara sampai keputusan serta masa tanggapan selesai. Kriteria teknis belum diterbitkan dan hak kembali pascaperjalanan belum diputuskan.
Kyaa meminta warga diberi kesempatan mengajukan pertanyaan sebelum pemeriksaan dome selesai. Kesatuan menjawab mereka dapat menyampaikan pertanyaan kapan saja. Ia juga meminta seorang pengamat warga hadir tanpa akses ke data pribadi. Kesatuan akan menilai permintaan itu.
Kyaa berkata warga mungkin ingin meminta wakil pengamat, bukan anggota panel. Ia akan membahasnya dengan keluarga-keluarga yang berkepentingan. Aku meneruskan pertanyaan apakah pengamat dapat menghadiri sebagian pemeriksaan tanpa mengakses data pribadi. Kesatuan belum menjawab.
Baron meminta tim tidak menjanjikan pengamat akan diizinkan. Aku setuju, tetapi kami memastikan permintaan itu tercatat dan akan dijawab. Kyaa tidak meminta kepastian sekarang; ia hanya ingin prosesnya terbuka.
Hak kembali setelah relokasi juga belum diputuskan. Baron meminta tim hukum menyusun dua pilihan realistis berdasarkan kapasitas. Aku meminta mereka menjelaskan siapa yang tidak dapat dijamin pulang dan apa dukungan yang tersedia jika seseorang ingin kembali. Pertanyaan itu tidak boleh disamarkan sebagai urusan kursi semata.
Anna dan Onni menyerahkan daftar stok prioritas ke Kesatuan. Belum ada keputusan anggaran, tetapi Kesatuan mengonfirmasi penerimaan dan akan membahasnya pada rapat besok. Kyaa menerima salinan umum. Ia tidak menyatakan jumlah tersebut sebagai persetujuan relokasi.
Anggaran pasokan masih menunggu rapat. Anna dan Onni mengirim daftar prioritas yang sama kepada Kesatuan dan warga. Kesatuan menerima, tetapi belum memberi tanggal persetujuan. Kami memberi tahu warga statusnya dan tidak mengklaim pasokan telah dijamin.
Pia belum menjawab permintaan lanjutan. Kesatuan mengonfirmasi tidak ada respons baru. Aku meminta Jayen tetap menggunakan sumber publik yang diizinkan dan tidak membuat catatan 'menolak'. Tidak ada bukti ia menolak; hanya belum ada izin.
Cherry akhirnya mengirim pesan singkat setelah berbicara dengan keluarganya. Ia belum siap mengirim hasil medis, tetapi mengatakan kecenderungannya adalah tinggal di rumah kecuali dokter memberi rekomendasi yang berbeda dan rencana evakuasi menjadi jelas. Ia meminta aku tidak membalas dengan bujukan.
Cherry kembali dari dokter. Ia mengatakan dokter belum memberi saran akhir dan meminta pemeriksaan tambahan. Ia berkata ia cenderung tetap di rumah, tetapi belum ingin menyebutnya keputusan final. Aku menjawab aku mendengar dan tidak akan membujuknya.
Ia bertanya apakah aku bisa tetap mencintainya tanpa menunggu ia mengubah pikiran. Aku menjawab ya. Ia bukan bagian yang harus diselesaikan dari misi. Ia berkata kalimat itu membuatnya merasa lega, lalu meminta beberapa hari tanpa membahas perjalanan.
Kami membedakan dua hal yang sebelumnya terus kucampur: berhenti membahas perjalanan selama beberapa hari, dan berhenti menjadi pasangan. Cherry masih ingin bertukar kabar rumah serta pemeriksaan kehamilan pada waktu yang kami sepakati. Aku menuliskan jadwal panggilan itu di buku pribadi, bukan papan misi. Bila ia belum ingin menjawab tentang Mars, aku tidak akan menyelipkan pertanyaan tersebut pada setiap kabar bayi.
Aku menulis bahwa aku mendengar dan menghormati pertimbangannya. Aku tidak mengatakan 'tetapi'. Ia membalas dengan ucapan terima kasih dan berkata akan bicara lagi setelah dokternya selesai meninjau.
Aku merasa kehilangan sesuatu yang belum pernah benar-benar kujanjikan. Namun, keputusan itu belum final dan bukan milikku. Aku menyimpan perasaan tersebut untuk diriku sendiri, bukan memasukkannya ke laporan atau menjadikannya beban Cherry.
Aku menyetujuinya dan mengatur agar Jayen hanya mengirim ringkasan keselamatan mingguan jika Cherry masih menginginkannya. Ia mengonfirmasi melalui pesan bahwa laporan mingguan boleh diteruskan, sedangkan panggilan pribadi mengikuti waktu yang kami sepakati dan topik perjalanan menunggu ia memulai.
Jayen membacakan catatan hari ke-58. Tidak ada pola alarm yang disetujui, tidak ada uji kabin besok, panel dome menunggu kriteria, pasokan menunggu anggaran, dan hak kembali belum diputuskan. Cherry memberi kecenderungan, bukan keputusan final.
Aku meminta satu koreksi: laporan harus mengatakan Cherry memilih untuk tidak membagikan rincian medis, bukan 'hasil medis belum tersedia'. Itu batas pribadinya. Jayen mengubah kalimat dan menyimpan laporan.