Hari ke-63, kru kembali ke kabin untuk simulasi komunikasi tanpa beban. Mereka menerima panduan versi baru sehari sebelumnya dan mengikuti pengarahan ulang sebelum masuk. Yoon An mencocokkan nomor perangkat; pemeriksa kedua memeriksa pengunci rak dan pengeras suara belakang.
Kru kembali ke kabin setelah jeda. Nomad membacakan prosedur terbaru, dan Yoon An mengonfirmasi semua perangkat memakai versi yang sama. Pemeriksa kedua mencocokkan nomor cadangan dari ruang penyimpanan sebelum pintu ditutup.
Aku menguji terminal suaraku, meminta satu nilai diulang, dan mengonfirmasi bahwa tombol mencatat penerimaan saja. Nomad meminta kami tidak menekan tombol ketika belum memahami pesan. Semua kru mengulang aturan itu.
Aku menguji terminal suaraku: pesan masuk, nilai tekanan, nilai suhu, dan instruksi penghentian. Aku meminta pengulangan satu kali. Sistem menahan pembaruan tambahan, mengulang nilai, lalu melanjutkan. Tombol konfirmasi mencatat pesan diterima, bukan persetujuan.
Simulasi dimulai. 'Pesan masuk,' kata sistem. Kami menunggu instruksi. Status tekanan dan suhu dibacakan dengan unitnya. Data tambahan masuk setelah kanal utama kosong. Tidak ada orang yang bergerak sebelum perintah diberikan.
Simulasi dimulai dengan ventilasi normal. Semua kru menerima pesan dalam bahasa yang mereka pilih. Pada tahap berikut, ventilasi dinaikkan dan pengeras suara belakang tetap terdengar. Perangkat getar memberi peringatan kritis, sementara panel menampilkan kata yang sama dengan instruksi audio.
Dalam skenario pengulangan itu, satu kru meminta pengulangan. Terminal menahan pesan berikutnya, mengulang nilai, lalu melanjutkan. Peringatan kritis kemudian diberikan. Antrean tambahan dibatalkan, instruksi 'hentikan simulasi' terdengar dan muncul di panel. Getaran menyusul. Kru menghentikan latihan dan mengonfirmasi setelah memahami pesan.
Skenario kedua memuat permintaan pengulangan. Terminal menghentikan antrean tambahan, membacakan ulang nilai, dan menunggu konfirmasi. Seorang kru belakang meminta terjemahan setelah simulasi dihentikan. Sistem memberi ringkasan bahasa kedua dan menandai bahwa itu bukan rekaman asli.
Nomad menjalankan satu skenario tanpa pengeras suara utama. Audio lokal di bagian belakang tetap jelas. Satu kru memakai pelindung telinga dan menerima getaran serta teks. Ia meminta pengulangan melalui perangkat pribadi, dan sistem merespons.
Nomad meminta penghentian pada skenario latihan. Semua kru menunggu instruksi utama, mengulang 'hentikan simulasi', lalu menekan tombol setelah menerima. Tidak ada yang bergerak hanya karena nada penanda.
Siklus berlangsung sampai batas waktu. Tidak ada mesin aktif. Pemeriksa kedua mengatakan semua kru menjalankan instruksi dengan benar, tetapi ia ingin melihat log sebelum menandatangani. Nomad menyatakan simulasi memenuhi syarat komunikasi untuk konfigurasi ini, menunggu pengesahan log. Itu belum izin uji mesin.
Pemeriksa kedua menandatangani log simulasi komunikasi. Nomad menyimpan hasil dan menjadwalkan rapat evaluasi, bukan uji mesin. Aku meminta semua kru mendapat salinan panduan baru dan melaporkan jika ada bagian yang kembali membingungkan.
Baron bertanya apakah Nomad dapat mengajukan tahap berikutnya setelah tanda tangan. Nomad menjawab ia akan mengevaluasi risiko dan jadwal, bukan otomatis menyetujui. Aku meminta laporan membedakan hasil teknis dari keputusan komando.
Baron bertanya apakah uji mesin dapat dijadwalkan setelah laporan. Nomad menjawab evaluasi akan menentukan apakah simulasi tambahan perlu dilakukan. Uji mesin bukan langkah otomatis. Baron menerima dan meminta laporan menyebut tidak ada tanggal penerbangan.
Kyaa menerima kabar bahwa simulasi ulang selesai. Ia bertanya apakah warga perlu melakukan apa pun. Aku menjawab tidak; tidak ada jadwal perjalanan dan tak ada formulir dibagikan. Ia meminta kabar berikutnya hanya bila ada perubahan yang memengaruhi hak atau waktu mereka.
Kyaa menerima ringkasan bahwa simulasi komunikasi selesai. Ia bertanya apakah ada perubahan bagi warga. Tidak ada. Ia meminta kami fokus memberi kabar tentang hak dome dan pasokan, bukan membagikan semua statistik kru.
Kesatuan mengirim rancangan kriteria dome. Tekanan, suhu, segel, persediaan cadangan, dan jalur evakuasi dicantumkan. Ambang angka sebagian masih kosong. Mereka meminta tanggapan teknis dari tim kami, tetapi Kyaa mengingatkan bahwa warga juga ingin melihat standar yang akan dipakai sebelum pemeriksaan selesai.
Aku meminta Kesatuan membuka rancangan untuk masukan warga dengan tenggat yang jelas. Baron mengatakan standar keselamatan tidak bisa diputus lewat pemungutan suara. Aku menjawab masukan bukan pemungutan suara; warga perlu memahami bagaimana standar diterapkan pada tempat tinggal mereka.
Kesatuan setuju membagikan ringkasan dan menerima pertanyaan selama tiga hari. Kyaa akan menanyakan siapa yang ingin membaca dan memberi masukan. Tidak ada kewajiban ikut.
Kesatuan memberi tahu bahwa kriteria dome final masih menunggu angka teknis. Mereka mengizinkan pendamping warga hadir pada bagian pemeriksaan yang tidak memuat data pribadi. Kyaa meminta salinan prosedur penunjukan pendamping sebelum inspeksi dijadwalkan.
Hak kembali setelah relokasi masih menunggu tim transportasi dan hukum. Mereka belum bisa menjanjikan penerbangan pulang. Aku meminta mereka menjelaskan opsi dukungan jika seseorang tidak dapat kembali, termasuk tempat tinggal dan kebutuhan dasar. Jawaban itu akan dibahas minggu depan.
Hak kembali belum diputuskan. Kesatuan sedang menilai opsi kontrak dan biaya, tetapi tidak bisa menjamin penerbangan. Aku meminta mereka memberi pilihan alternatif bila penerbangan tidak tersedia, termasuk dukungan tempat tinggal. Mereka menjanjikan status minggu depan.
Pia belum menjawab permintaan lanjutan. Tidak ada perkembangan tentang Alia atau lokasi Kaburu. Aku meminta Jayen memperbarui catatan sebagai 'belum ada sumber baru' dan tidak menambahkan tafsiran.
Pia belum merespons dan tidak ada informasi baru tentang Kaburu atau Alia. Jayen menyimpan memo sumber tanpa menambahkan teori. Baron menerima laporan teknis dan tidak meminta kami mengaitkannya dengan catatan sejarah.
Cherry belum membuka pembicaraan perjalanan setelah meminta waktu. Aku menghormati kesepakatan dan tidak menelepon untuk menanyakan keputusannya. Jayen mengirim ringkasan mingguan yang ia setujui, tanpa menyebut keputusan keluarga.
Nomad menerima log dan menjadwalkan rapat evaluasi. Ia belum menandatangani izin uji mesin. Aku meminta jadwal kru tetap menyertakan istirahat dan pemeriksaan aksesibilitas.
Hari ke-64, Nomad mengumpulkan tim untuk meninjau log simulasi komunikasi kabin. Jayen membacakan waktu setiap pesan, sementara Yoon An mencocokkan nomor perangkat dan versi bahasa. Pemeriksa kedua memeriksa salinan mentah dari ruang kendali.
Semua pesan kritis tercatat. Satu pesan tambahan tertunda, tetapi terminal membacakannya setelah nilai tekanan dan suhu. Tombol 'diterima' bekerja sesuai fungsi dan tidak mengubah status simulasi. Nomad meminta pemeriksa memastikan tidak ada data yang tertimpa saat pengulangan diminta.
Pemeriksa menemukan satu catatan duplikat dari panel cadangan. Duplikat itu tidak muncul pada terminal sebagai nilai baru, tetapi tetap ada dalam log mentah. Mereka meminta Jayen mencatat bahwa sistem menandainya sebagai pengulangan. Nomad tidak melihatnya sebagai kegagalan, namun ingin memeriksa apakah kru dapat membedakan duplikat dari pembaruan baru.
Kami menjalankan skenario singkat di ruang kendali. Terminal membacakan nilai, kemudian mengirim ulang nilai yang sama dengan keterangan 'tidak berubah'. Seorang kru mengira angka itu baru. Nomad menghentikan latihan dan meminta tim memperjelas frasa sebelum menandatangani hasil.
Yoon An mengubah redaksi menjadi 'nilai sama dengan pembacaan sebelumnya'. Kami menguji kembali. Kali ini kru memahami bahwa data tidak berubah. Aku meminta semua bahasa memakai makna yang sama, bukan terjemahan harfiah yang terasa berbeda.
Pemeriksa meminta kami menguji satu skenario tambahan: tekanan berubah kecil, lalu panel cadangan mengirim ulang catatan yang sama. Terminal menyebut nilai dan satuan, kemudian menjelaskan bahwa pembacaan berikutnya tidak berubah. Aku meminta Jayen memeriksa apakah cap waktu duplikat dapat dibedakan dari data baru. Ia menemukan labelnya jelas, tetapi urutan dua catatan tampil terlalu rapat di log.
Nomad meminta pengembang menambah jarak visual dan suara di antara keduanya. Kami menguji ulang. Kru memahami bahwa ada dua catatan dengan isi sama, bukan dua perubahan tekanan. Pemeriksa mengatakan format itu dapat diterima untuk simulasi, tetapi mereka ingin melihat log lengkap sebelum menutup temuan.
Baron bertanya apakah satu catatan duplikat berarti sensor mengirim data berlebihan. Yoon An menjelaskan sistem dapat mengulang catatan saat memastikan transmisi diterima. Itu belum menunjukkan sensor membaca nilai dua kali secara fisik. Aku meminta perbedaan tersebut dicantumkan agar tidak menjadi rumor bahwa tekanan berubah dua kali.
Baron bertanya apakah satu frasa membatalkan seluruh simulasi. Nomad menjawab tidak. Simulasi telah memberi hasil yang berguna, tetapi panduan harus diperbarui dan skenario diulang sebelum keputusan tahap berikut. Baron menerima, meski meminta evaluasi tidak berlangsung tanpa batas.
Setelah itu, Nomad meninjau kondisi saat terminal dimulai ulang. Berkas bahasa baru masih tersimpan, tetapi satu perangkat cadangan memerlukan konfirmasi manual. Yoon An mengusulkan daftar periksa yang mengharuskan pemeriksa menyebut versi sebelum kru masuk kabin. Nomad menyetujuinya dan meminta satu orang kedua mencocokkan nomor.