Hari ke-80, Satrio datang membawa berkas audio dan alat ukur suara. Ia memeriksa bunyi penanda yang baru dikirim pembuat perangkat. Bunyi pertama nyaris sama dengan notifikasi pesan biasa. Bunyi kedua lebih berbeda, tetapi terlalu pelan saat kipas berjalan penuh.
Nomad tidak menyalakan terminal utama. Semua uji dilakukan pada perangkat terisolasi. Jayen membacakan langkah, Yoon An memeriksa tingkat suara, dan aku diminta mengulang pesan seperti pengguna yang menerima tanda itu. Pada bunyi pertama, aku menunggu pesan masuk. Aku tidak tahu bahwa riwayat sedang dimuat ulang sampai pembaca suara berbicara.
Kami mengulang dengan bunyi kedua. Kali ini aku mengenalinya, tetapi seorang kru di sisi lain ruangan tidak mendengar apa-apa. Satrio mencatat bahwa penanda harus dapat dibedakan sekaligus terdengar di lingkungan yang lebih luas. Ia tidak menyarankan menaikkan volume tanpa memeriksa apakah bunyi itu mengganggu alarm lain.
Nomad meminta pembuat perangkat menyiapkan pilihan nada yang lebih jelas, lalu menjadwalkan uji pengeras suara pada beberapa posisi. Tidak ada pembaruan yang dipasang ke terminal utama. Rencana simulasi tanpa beban tetap menunggu penilaian independen.
Di dome, Kyaa mengadakan sesi membaca peta akses. Warga memperbaiki dua arah lorong dan menambahkan lokasi kursi istirahat. Seorang warga bertanya apakah ia boleh meninggalkan inspeksi sebelum selesai. Kesatuan menjawab boleh, dan bantuan tidak akan terpengaruh. Namun, mereka belum menjawab apakah hasil pengukuran tetap dapat digunakan bila pendamping pergi.
Kyaa meminta jawaban tertulis. Petugas berkata hasil hanya disahkan setelah prosedur selesai, tetapi tidak bisa memastikan apakah titik yang telah diperiksa tetap sah. Warga meminta kasus itu dibawa ke panel. Kyaa mencatatnya sebagai pertanyaan, bukan menerima jawaban lisan sebagai aturan.
Rapat panel dimulai sore hari. Kesatuan menyampaikan bahwa hak kembali akan tetap melekat pada penghuni terdaftar selama periode penilaian, tetapi durasi setelahnya masih diperdebatkan. Biaya perjalanan kembali belum dialokasikan. Mereka menawarkan perlindungan sementara tiga puluh hari setelah seseorang berangkat, dengan tinjauan pada hari kedua puluh lima.
Beberapa warga menganggap tiga puluh hari terlalu pendek. Yang lain bertanya apakah perlindungan itu berlaku bagi seluruh keluarga atau hanya orang yang namanya tercatat. Kesatuan mengakui rancangan hanya menyebut pemohon utama. Kyaa meminta keputusan ditunda sampai seluruh anggota keluarga dan kemungkinan perawatan medis diperhitungkan.
Nomad tidak ikut memberi pendapat tentang hak. Ia hadir hanya untuk menjawab pertanyaan teknis mengenai jadwal komunikasi. Aku juga memilih diam ketika seorang warga bertanya apakah kapal akan menunggu jika hak kembali belum jelas. Jawabannya bukan milikku. Keputusan kapal dan kebijakan hak berada pada pihak yang berbeda.
Ketua panel menerima permintaan penundaan. Mereka akan meninjau kembali durasi dan cakupan keluarga dalam dua hari. Kyaa meminta notulen dibagikan sebelum warga diminta menanggapi. Tidak ada pemungutan suara atau persetujuan relokasi.
Setelah rapat, kami memperbarui papan: usulan perlindungan sementara 30 hari, belum disahkan; biaya kembali belum ditetapkan; cakupan keluarga sedang ditinjau. Jayen membacakan setiap kata agar tidak ada yang mengira usulan itu sudah menjadi hak final.
Seorang warga menanyakan apakah hak sementara tiga puluh hari berlaku jika orang berangkat sebelum dokumen final disahkan. Petugas panel menjawab bahwa dalam draf itu perlindungan akan dimulai pada tanggal keberangkatan yang tercatat jika kelak disahkan, tetapi ia belum dapat memastikan perlindungan bagi keluarga yang namanya belum tercantum. Kyaa meminta panel tidak membuka pendaftaran sebelum contoh kasus seperti itu dibahas.
Warga lain meminta hak kembali tidak bergantung pada kesalahan administrasi. Kesatuan menjanjikan jalur koreksi jika nama tertinggal, tetapi belum menentukan berapa cepat koreksi diproses. Kami menulis kebutuhan waktu tanggap dan bukti yang dapat diterima. Seseorang yang kehilangan dokumen tidak boleh kehilangan hak hanya karena tidak memiliki salinan yang sempurna.
Panel meminta waktu hingga rapat berikutnya untuk menjawab. Kyaa menerima tenggat, tetapi meminta notulen menyebut bahwa jawaban belum ada. Tak seorang pun diminta mengisi formulir minat. Dua warga yang awalnya ingin bicara akhirnya memilih mendengarkan saja, dan keputusan mereka tidak dicatat sebagai dukungan.
Sesi warga ditutup dengan pertanyaan siapa yang akan menerima koreksi bila dokumen hak kembali berubah. Kesatuan menetapkan satu alamat layanan dan seorang petugas pengganti bila penanggung jawab utama tidak bertugas. Kyaa meminta waktu tanggapan juga dicantumkan. Mereka menyanggupi memberi tanda terima pada hari yang sama dan jawaban substantif sesuai tenggat panel.
Seorang warga menguji prosedur itu dengan mengirim pertanyaan contoh. Petugas memberikan nomor perkara dan menjelaskan kapan balasan diperkirakan datang. Kyaa mencatat hasil uji tanpa menyimpan nama pengirim. Warga tersebut berkata ia ingin tahu bahwa jalur itu bekerja sebelum mengandalkannya untuk keluarganya.
Kyaa mengusulkan agar warga bisa memilih menerima jawaban melalui kertas, audio, atau pembacaan langsung. Kesatuan menyetujui tiga jalur itu untuk pertanyaan panel. Tidak seorang pun diwajibkan hadir pada jam tertentu. Jayen menguji rekaman jawaban contoh dan memastikan nomor perkara terdengar jelas.
Petugas panel berjanji mengirim salinan audio sebelum rapat berikutnya.
Aku meminta Jayen membacakan laporan awal untuk kru yang tidak hadir saat sesi. Ia menjelaskan temuan dan batasnya tanpa menyebut terminal sebagai aman. Satu kru bertanya apakah riwayat lama bisa diperiksa jika terjadi perselisihan. Nomad menjawab salinan mentah tetap disimpan, dengan akses tercatat. Satrio menambahkan bahwa pemeriksaan akses arsip akan menjadi bagian dari audit berikutnya.
Satrio menandai bahwa pemeriksaan suara belum mencakup kondisi saat dua pesan kritis datang berurutan.
Nomad mencatat kebutuhan itu untuk rencana pengujian berikutnya.
Hari ke-81, Kyaa membawa notulen panel kepada warga. Kalimat tentang tiga puluh hari memang tertulis sebagai usulan, bukan keputusan. Namun, satu ringkasan yang ditempel di lorong hanya menyebut 'perlindungan 30 hari'. Kyaa segera meminta petugas menggantinya.
Petugas menjelaskan ringkasan dibuat untuk menghemat ruang. Kyaa menjawab bahwa pemotongan yang menghapus status usulan mengubah makna. Mereka menulis ulang: 'Usulan perlindungan sementara 30 hari; belum disahkan; biaya kembali dan cakupan keluarga belum diputuskan.' Warga memeriksa salinan sebelum dipasang.
Kesatuan menerima bahwa ringkasan sebelumnya menyesatkan dan mengirim koreksi ke semua papan. Mereka juga sepakat menambahkan label status di awal setiap pengumuman: usulan, keputusan sementara, atau keputusan final. Kyaa meminta label berlaku untuk informasi pasokan juga.
Dalam pertemuan lanjutan, panel membahas cakupan keluarga. Seorang ibu menjelaskan bahwa anaknya mungkin perlu tinggal untuk perawatan, sementara anggota keluarga lain harus pergi lebih dulu. Ia tidak menyatakan ingin melakukan itu; ia hanya meminta kebijakan tidak menganggap semua keluarga selalu bergerak bersama.
Kesatuan mengakui aturan mereka belum mengatur keberangkatan bertahap. Mereka meminta waktu untuk berkonsultasi dengan tim medis dan logistik. Warga meminta jawaban sebelum formulir minat perjalanan dibuka. Panel menyanggupi, tetapi belum menetapkan tanggal selain dua hari untuk pembaruan.
Aku mendengar suara kursi bergeser dan seseorang menarik napas panjang. Ada yang ingin keputusan cepat. Ada yang takut keputusan cepat akan mengunci keluarganya. Kyaa tidak mencoba menyatukan kedua sikap. Ia memastikan notulen mencatat keduanya.
Di ruang kontrol, pembuat perangkat mengirim tiga pilihan nada untuk indikator pemuatan ulang. Nomad dan Satrio membandingkannya dengan alarm peringatan dan konfirmasi biasa. Nada kedua paling mudah dibedakan, tetapi volumenya perlu dinaikkan. Mereka menguji di ruang terisolasi dengan kipas pada tingkat rendah, sedang, dan tinggi.
Aku berdiri di tiga titik. Pada tingkat kipas tinggi, nada terdengar dari depan, tetapi hilang di dekat pintu belakang. Satrio menghentikan sesi dan meminta pemetaan pengeras suara, bukan sekadar memperbesar bunyi. Jika suara terlalu keras di satu sisi, ia dapat menutupi pesan lain.
Nomad meminta tim audio mengatur keseimbangan, lalu mengulang pengukuran dengan dua pendengar yang memiliki tingkat pendengaran berbeda. Aku tidak menyimpulkan untuk orang lain dari pengalamanku sendiri. Setelah pengaturan, seorang kru di belakang dapat mendengar, tetapi berkata nada masih mirip dengan bunyi konfirmasi. Revisi berikutnya diperlukan.
Tidak ada simulasi tanpa beban hari itu. Nomad menyatakan penilaian independen belum lengkap, dan perangkat belum menunjukkan tanda yang konsisten di seluruh area. Ia meminta kru tidak menjadwalkan latihan berikutnya sebelum hasil tertulis tersedia.
Kesatuan memperbarui pasokan. Barang pengganti klinik tiba, tetapi satu kemasan harus diperiksa sebelum digunakan. Pangan cukup untuk tiga pekan pada angka penduduk hari ini, dengan rencana distribusi bila kiriman terlambat tujuh hari. Rencana lebih lama masih menunggu panel logistik.