Hari ke-83, panel Kesatuan kembali berkumpul untuk membahas cakupan hak kembali. Mereka menerima bahwa daftar keluarga dapat diperbarui hingga sebelum keberangkatan, tetapi meminta perubahan dicatat dan disetujui oleh anggota keluarga yang bersangkutan. Anak dan pasien yang tidak mampu mengisi sendiri akan didampingi wali atau tenaga medis.
Warga bertanya apakah pembaruan daftar bisa ditolak karena kuota. Kesatuan menjawab kapasitas perjalanan memang terbatas, tetapi tidak boleh menghapus hak kembali tanpa proses banding. Mereka belum menjelaskan bagaimana banding diputuskan jika kursi sudah penuh. Panel meminta tim logistik membawa skenario kapasitas pada rapat berikutnya.
Usulan perlindungan tiga puluh hari disetujui sebagai aturan sementara untuk masa penilaian, bukan jaminan permanen. Setelah hari ke-25, Kesatuan harus memberi pemberitahuan tentang kondisi tempat tinggal dan kemungkinan perpanjangan. Biaya kembali hanya dijamin bila perjalanan dibatalkan karena keadaan darurat yang ditetapkan Kesatuan. Untuk alasan lain, belum ada alokasi dana.
Kyaa meminta semua batas itu ditulis dalam satu dokumen, termasuk jalur banding dan keadaan yang belum diatur. Panel menyanggupi. Warga tidak diminta memilih keberangkatan hari itu. Aturan sementara memberi perlindungan tertentu, tetapi tidak menghapus pertanyaan yang masih terbuka.
Aku meminta Jayen membacakan keputusan secara utuh, bukan hanya bagian yang terdengar seperti kabar baik. Ia menyebut durasi, siapa yang tercakup, kapan pemberitahuan diberikan, dan siapa yang membayar dalam keadaan darurat. Lalu ia menyebut bahwa biaya dalam keadaan lain belum tersedia dan banding kuota belum memiliki prosedur final.
Setelah rapat, Kyaa menjelaskan bahwa warga boleh mengajukan koreksi terhadap dokumen sebelum disahkan. Ia membagikan salinan tanpa meminta tanda tangan. Seorang perempuan berkata ia bisa mempertimbangkan perjalanan jika perawatan anaknya dijamin, tetapi ia belum membuat keputusan. Kyaa mencatatnya sebagai pendapat pribadi yang tidak akan dipakai menghitung dukungan.
Di ruang kontrol, pembuat perangkat mengirim revisi nada kedua. Satrio memverifikasi tanda tangan digital dan dokumentasi perubahan. Pembaca suara memberi pengumuman pemuatan ulang, sementara nada pendek terdengar di tiga titik ruang. Di lorong belakang, bunyinya masih rendah, tetapi dapat dibedakan dari konfirmasi biasa.
Nomad tidak langsung mengizinkan simulasi. Ia meminta uji pendengar tambahan, pemeriksaan alarm bersamaan, dan pemulihan bila terminal kehilangan daya. Kami menguji masing-masing dalam keadaan terisolasi. Pada uji alarm bersamaan, nada indikator menutupi awal pesan peringatan. Nomad menghentikan rangkaian.
'Kita belum selesai,' katanya.
Satrio setuju. Revisi itu lebih baik, tetapi harus menunggu perubahan agar nada tidak menutupi pesan kritis. Tidak ada simulasi tanpa beban dan tidak ada uji mesin. Kru mencatat hasil sebagai pemeriksaan parsial.
Kesatuan mengirim rumus pasokan yang telah dikoreksi dan jadwal pembaruan. Skenario lebih dari tujuh hari masih menunggu panel logistik. Kyaa meminta tanggal pasti; mereka menjanjikan jawaban dua hari lagi. Barang klinik yang sempat ditahan pemeriksaan akhirnya dinyatakan dapat digunakan. Jumlah tersedia diperbarui, dan bantuan tetap tidak bergantung pada keputusan perjalanan.
Aku menutup catatan dengan menyebut hari dan statusnya. Pintu memang terbuka sedikit, tetapi tidak semua orang sudah memilih melangkah. Aku tidak akan mendorong siapa pun melewatinya.
Nomad meminta aku membacakan ulang keputusan sementara itu kepada kru yang sedang berganti giliran. Aku menjelaskan bahwa perlindungan tiga puluh hari berlaku selama masa penilaian, tetapi pembiayaan perjalanan kembali belum pasti untuk semua keadaan. Aku juga menyebut banding kuota belum memiliki prosedur final. Seorang awak bertanya apakah berarti tidak ada seorang pun boleh berangkat. Aku menjawab bahwa keputusan itu tidak dibuat olehku; yang jelas, setiap orang harus menerima informasi lengkap dan bebas menentukan pilihannya.
Kru itu mengangguk, tetapi meminta jadwal kapal tetap dicatat agar keluarga dapat merencanakan. Nomad mengatakan jadwal tentatif boleh dibagikan dengan label 'dapat berubah', selama tidak disajikan sebagai perintah atau persetujuan. Kami meminta Kesatuan menambahkan informasi kapasitas dan batas bagasi, namun tidak membuka pendaftaran sampai hak dan prosedur jelas.
Satrio menutup laporan parsial terminal dengan daftar tiga masalah audio dan satu uji daya yang belum dilakukan. Ia menyatakan revisi belum dapat dinyatakan lolos. Nomad menerima temuan tersebut dan menahan semua langkah lanjutan. Aku merasa kecewa, tetapi lebih baik kecewa pada penundaan yang nyata daripada merasa aman karena kalimat yang terlalu luas.
Aku bertanya apakah daftar masalah akan berubah jika pembuat perangkat memperbaiki satu saja. Satrio menjawab setiap butir akan dinilai ulang secara terpisah, lalu keseluruhan sistem diuji kembali. Perbaikan parsial tidak menghapus butir lain. Nomad meminta daftar itu tetap ditempel di ruang kontrol sampai semua syarat memiliki bukti dan tanggal pemeriksaan.
Di akhir giliran, Jayen membacakan status terbaru sekali lagi. Terminal cadangan belum lolos, simulasi tanpa beban belum dijadwalkan, perlindungan kembali sementara sudah disetujui dengan batas yang tertulis, dan beberapa hak masih menunggu. Aku meminta kru menyampaikan status yang sama jika ditanya, tanpa menambahkan harapan atau ketakutan pribadi sebagai fakta.
Tak ada yang menjanjikan bahwa hari esok akan lebih mudah. Kami hanya tahu pekerjaan apa yang belum selesai dan siapa yang harus menjawabnya. Untuk sementara, itu cukup untuk menjaga keputusan tetap berada di tangan orang yang akan menanggung akibatnya.
Aku mematikan alat komunikasiku sebelum tidur. Tidak ada pembicaraan perjalanan dengan Cherry; kabar rumah sudah kami tukar pada panggilan yang disepakati. Besok tetap akan ada pertanyaan baru, tetapi malam ini aku membiarkan pikiranku berhenti pada hal-hal yang sudah diketahui.
Aku berharap bisa tidur tanpa mimpi buruk.
Hari ke-84 dimulai dengan pengiriman nada baru dari pembuat perangkat. Nomad tidak membukanya pada terminal utama. Ia meminta Satrio memeriksa berkas, tanda tangan digital, dan catatan perubahan terlebih dahulu. Setelah semuanya cocok, mereka memasang salinan pada perangkat uji terisolasi.
Nada baru lebih rendah dan lebih panjang. Pada kipas pelan, aku langsung mengenalinya sebagai tanda pemuatan ulang. Pada kipas sedang, bunyinya terdengar seperti awal alarm. Satrio menghentikan uji dan meminta kami mengulang dengan beberapa peringatan lain aktif. Nada itu memang dapat dibedakan dari konfirmasi biasa, tetapi masih bertabrakan dengan sinyal keselamatan.
Nomad meminta pembuat perangkat mencoba pola dua bunyi dengan jarak yang lebih jelas. Ia tidak ingin sekadar menambah volume. Jika bunyi terlalu keras, pesan lain bisa tertutup. Jika terlalu pelan, orang di lorong belakang tidak mendengarnya. Kami harus menguji keduanya dalam ruang yang sama.
Aku diminta berdiri di tiga titik. Jayen membaca posisi, dan Yoon An mencatat kapan aku mengenali nada. Di titik dekat pintu, bunyi pertama terdengar, yang kedua terpotong oleh kipas. Aku mengangkat tangan. Operator menghentikan urutan dan mengulang instruksi sesuai prosedur.
Satrio menandai lokasi pengeras suara tambahan. Ia meminta pengukuran dilakukan saat pintu tertutup dan terbuka. Pintu dapat mengubah jangkauan suara, sementara kru mungkin mendengarkan dari sisi yang berbeda. Nomad menerima rencana tersebut sebagai pemeriksaan akustik, bukan simulasi komunikasi.
Kyaa datang membawa surat Kesatuan tentang biaya kembali. Surat itu menyebut biaya hanya tersedia bila perjalanan dibatalkan oleh keadaan darurat yang diumumkan Kesatuan. Jika seseorang memilih kembali karena alasan medis atau perubahan keluarga, dana belum dialokasikan. Warga mempertanyakan pembedaan itu.
Seorang perempuan berkata kondisi darurat tak selalu diumumkan sebelum keluarga harus bertindak. Kyaa meminta Kesatuan menjelaskan mekanisme pengecualian dan siapa yang menilai alasan medis. Petugas yang hadir tidak memiliki kewenangan menjawab. Ia menerima pertanyaan itu dan berjanji mengirimnya kepada panel.
Warga juga bertanya apakah perlindungan tiga puluh hari bisa diperpanjang bila keadaan dome berubah. Kesatuan menyatakan tinjauan hari ke-25 dapat memperpanjang masa itu, tetapi belum menjelaskan kriteria. Kyaa meminta kriteria ditulis sebelum keberangkatan pertama. Tidak ada yang mengisi formulir minat.
Aku mendengarkan semua itu dan berpikir tentang keluarga sendiri. Cherry tidak pernah mengatakan ingin pergi atau tinggal. Perlindungan sementara bukan keputusan untuknya. Aku meminta namanya tidak dicantumkan dalam contoh kasus panel.
Di sore hari, Nomad menutup uji nada karena Satrio perlu menganalisis rekaman. Ada kemajuan: nada baru berbeda dari konfirmasi biasa. Namun, ia belum konsisten terdengar dan berisiko tumpang tindih dengan alarm. Status tetap belum lolos.
Jayen membacakan ringkasan teknis kepada kru yang tidak hadir. Ia menyebut lokasi, kondisi suara, dan batas temuan. Tidak seorang pun mengubahnya menjadi 'hampir disetujui'. Nomad menegaskan simulasi tanpa beban hanya dapat dipertimbangkan setelah audio, uji daya, dan pemulihan terminal diperiksa.