Hari ke-86, Kesatuan membawa prosedur banding kuota ke forum warga. Jika kursi penuh, keluarga dapat mengajukan keberatan kepada panel kapasitas. Panel harus memberi tanda terima dalam satu hari dan jawaban dalam tiga hari kerja. Namun, prosedur itu belum menyatakan apakah pengajuan banding menahan keberangkatan.
Kyaa meminta jawaban atas pertanyaan itu. Petugas mengatakan ia tidak tahu. Warga mengingatkan bahwa banding yang diputus setelah kapal pergi tidak banyak membantu. Ketua panel mengakui rancangan perlu menjelaskan penundaan sementara bagi pemohon yang berisiko kehilangan hak.
Mereka menyanggupi menambahkan klausul penahanan kursi selama tiga hari, tetapi hanya jika permohonan lengkap. Kyaa bertanya bagaimana orang yang tidak memiliki dokumen lengkap dapat melengkapi. Panel memberi waktu tambahan satu hari, tetapi belum mengatur kondisi ketika dokumen medis harus diterbitkan pihak lain.
Seorang warga mengusulkan bantuan pengisian formulir dan akses penerjemah. Kesatuan menyetujui bantuan itu tanpa biaya dan mengatakan formulir dapat dibacakan. Kyaa meminta warga boleh membawa pendamping pilihan. Petugas setuju, lalu menambahkan bahwa pendamping tidak akan menandatangani keputusan atas nama pemohon.
Perdebatan paling lama menyangkut istilah 'lengkap'. Warga ingin tahu apakah satu kolom kosong membatalkan seluruh banding. Panel menjawab kesalahan kecil dapat diperbaiki, tetapi belum membuat daftar kesalahan yang dianggap kecil. Kyaa meminta contoh konkret sebelum prosedur diumumkan. Mereka berjanji mengirim lampiran.
Aku duduk di belakang, mendengarkan suara yang kadang saling tumpang tindih. Jayen mencatat siapa yang meminta jeda. Ketika dua orang berbicara sekaligus, ia berhenti menulis dan meminta satu per satu mengulang. Kami tidak ingin kalimat yang paling keras menjadi satu-satunya yang masuk notulen.
Di ruang audio, pembuat perangkat menjawab pertanyaan Nomad. Pesan suara indikator akan masuk antrean setelah kalimat yang sedang dibaca selesai. Sistem harus mempertahankan posisi pembacaan dan melanjutkan kalimat tanpa kehilangan kata. Satrio meminta bukti melalui demonstrasi terisolasi.
Demonstrasi menunjukkan posisi pembacaan kembali dari awal kalimat. Itu berarti sebagian informasi dapat terdengar dua kali, tetapi tidak hilang. Satrio bertanya apakah pengulangan bisa membingungkan. Aku mencoba contoh dengan dua pesan serupa dan hampir mengira pesan kedua adalah pemberitahuan baru.
Nomad menghentikan demonstrasi. Ia meminta pembeda suara sebelum kalimat yang diulang dan penanda yang menyatakan 'pesan dilanjutkan'. Yoon An mengusulkan agar sistem menyebut nomor pesan. Satrio setuju itu perlu diuji dengan pengguna, bukan diputuskan di meja.
Kyaa membaca ulang draf banding kepada warga. Mereka meminta agar proses banding tidak dianggap sebagai minat perjalanan. Kesatuan menyetujui satu kalimat eksplisit: pengajuan keberatan kuota hanya melindungi akses terhadap proses, bukan menyatakan pilihan berangkat.
Surat itu belum lengkap tanpa lampiran kesalahan kecil dan aturan penahanan kursi. Kyaa tidak mengizinkan versi draf ditempel sebagai prosedur final. Ia meminta penanda 'draf untuk tanggapan'.
Dua sesi itu melelahkan. Jalur banding mulai punya tenggat, tetapi belum menjawab setiap keadaan. Sistem suara menjaga kalimat, tetapi pengulangannya dapat membingungkan. Aku mencatat daftar yang lebih panjang dan sedikit lebih yakin bahwa daftar itu benar-benar dibaca.
Kesatuan mengirim lampiran draf. Daftar kesalahan administratif yang bisa diperbaiki mencakup salah eja, nomor rumah yang berubah, atau dokumen pendukung yang sedang diterbitkan. Namun, lampiran tidak menjelaskan berapa lama pemohon boleh melengkapi berkas. Kyaa meminta batas waktu dihitung sejak tanda terima, bukan sejak permohonan pertama dikirim.
Petugas setuju membawa usulan itu ke panel. Mereka juga menambahkan bahwa bantuan penerjemah tidak akan dibebankan kepada pemohon. Warga meminta bukti bahwa penerjemah tidak akan menyampaikan pilihan mereka kepada tim relokasi. Kesatuan berjanji menambahkan aturan kerahasiaan, tetapi belum mengirim naskahnya.
Kyaa menempelkan draf di ruang baca dengan label besar 'BELUM DISAHKAN'. Jayen membacakan setiap halaman pada dua giliran. Kami menyediakan kotak pertanyaan untuk orang yang tidak ingin berbicara langsung. Tidak ada daftar dukungan dan tidak ada kolom tanda tangan.
Jayen mengatakan beberapa kru khawatir kursi yang ditahan tiga hari dapat menunda keberangkatan semua orang. Aku menjawab bahwa aturan itu memang memiliki konsekuensi operasional, tetapi keberatan harus diperiksa sebelum hak hilang. Nomad tidak mengatur kuota; ia hanya diminta memastikan tak ada jadwal teknis yang disampaikan sebagai keputusan kebijakan.
Seorang warga meminta agar penerima jatah dapat memeriksa hitungan rumah tangganya secara pribadi. Kesatuan membuka jalur koreksi tertutup melalui petugas distribusi. Nama anggota keluarga tidak akan muncul pada papan umum, dan koreksi tidak memengaruhi status inspeksi atau perjalanan. Kyaa meminta aturan kerahasiaan itu ditulis.
Kami menguji jalur tersebut dengan nomor contoh. Petugas memberi tanda terima, menjelaskan waktu pemeriksaan, dan menyebut cara mengajukan keberatan. Nomor kasus tidak mengungkap nama. Warga yang menguji mengatakan ia dapat memahami langkah-langkahnya, tetapi meminta salinan audio juga tersedia.
Yoon An menambahkan format audio ke daftar layanan. Kesatuan menyanggupi satu rekaman umum dan pembacaan langsung bila ada kebutuhan khusus. Kami tidak merekam data rumah tangga ke pesan umum.
Sesudah sesi, aku menemui petugas panel untuk memastikan istilah 'keluarga tercatat' tidak menghapus anggota yang sedang dirawat di klinik. Ia menjawab bahwa daftar rumah tangga akan diperiksa ulang sebelum keputusan kapasitas. Aku meminta tanggal pemeriksaan dan cara memperbaiki kesalahan. Ia memberi nomor layanan, lalu menyebut jawaban tertulis akan menyusul.
Aku menyampaikan nomor itu kepada Kyaa. Ia mengujinya dengan pertanyaan umum dan menerima tanda terima. Kami tidak mengirim nama pasien atau menyimpan percakapan pribadi. Jalur itu belum menjawab semua kemungkinan, tetapi setidaknya warga dapat memeriksa daftar tanpa membuka data medis di forum umum.
Kyaa menyimpan jawaban itu bersama dokumen draf untuk ditinjau warga.
Kyaa menempelkan tanda bahwa keputusan masih berupa draf.
Seorang warga meminta nomor layanan ditulis dengan huruf besar agar mudah ditemukan.
Petugas menyampaikan terima kasih atas koreksi tersebut.
Kami mencatat jawaban itu sebagai sementara, bukan sebagai keputusan akhir.
Status tetap tercatat terbuka.
Hari ke-87, panel logistik menyampaikan skenario keterlambatan lima belas hari. Mereka akan menjaga cadangan air dan kebutuhan klinik terlebih dahulu. Pangan dasar dibagikan dengan rumus per orang, sedangkan barang nonesensial dapat dijatah. Namun, mereka belum menghitung kebutuhan jika jalur tertutup lebih dari lima belas hari.
Warga bertanya mengapa batas berhenti pada dua pekan. Petugas menjawab data rute setelah itu terlalu tidak pasti. Kyaa mengatakan ketidakpastian justru alasan untuk menyertakan beberapa kemungkinan, bukan menghentikan perencanaan. Panel setuju membuat skenario terburuk yang masih masuk akal, tetapi tidak memberi tanggal.
Mereka juga membahas siapa yang menetapkan perubahan jatah. Usulan menyebut kepala logistik bersama petugas medis. Warga meminta pemberitahuan sebelum perubahan, kecuali keadaan darurat. Jika darurat, pengumuman harus menjelaskan apa yang berubah dan kapan peninjauan dilakukan.
Kesatuan menerima prinsip itu. Mereka belum menentukan jalur keberatan atas distribusi. Kyaa meminta warga dapat melapor jika jatah tidak sesuai jumlah anggota atau kebutuhan medis. Panel akan menambahkan alamat layanan yang sama dengan perkara hak, tetapi nomor kasus tetap dipisah agar privasi terjaga.
Seorang penghuni dome belum menjawab undangan rapat panel. Petugas logistik bertanya apakah ia tetap dimasukkan dalam hitungan penerima pangan. Aku meminta mereka memakai data penghuni yang diverifikasi unit setempat, bukan daftar kehadiran rapat. Ketidakhadirannya tidak menghapus kebutuhan makan. Ia juga tidak harus menyatakan minat pindah agar dihitung. Pia tidak termasuk daftar itu; ia adalah narasumber yang kami hubungi dari jauh, bukan penghuni penampungan ini.
Kyaa mendukung pendekatan itu. Persediaan harus dihitung untuk orang, bukan untuk pilihan yang belum dibuat. Kesatuan memperbarui tabel dan mengirimkannya kembali ke gudang. Tidak ada nama yang dihapus.
Nomad dan Satrio menguji pesan suara yang dilanjutkan. Sistem menyebut nomor pesan, mengumumkan pemuatan ulang, lalu mengulang kalimat dari awal dengan penanda 'pesan dilanjutkan'. Aku dapat mengikuti urutannya, tetapi kru lain menyangka pesan baru dimulai. Kami berhenti dan meminta frasa penanda lebih tegas.
Satrio meminta tiga orang lain mencoba tanpa diberi tahu pola yang benar. Dua orang mengikuti dengan tepat; satu orang melewatkan kata 'dilanjutkan'. Nomad menyebut hasil itu belum konsisten. Pembuat perangkat diminta mengubah frasa dan menambah tampilan teks yang sama.
Tidak ada simulasi tanpa beban. Nomad menjelaskan hasil audio adalah satu bagian dari syarat, sementara uji daya dan pemulihan terminal belum dilakukan. Satrio harus memeriksa revisi berikutnya sebelum keputusan apa pun.
Kru mulai bertanya berapa lama hal ini akan berlangsung. Nomad tidak memberi tanggal. Ia berkata revisi harus diterima sebelum jadwal bisa dibuat. Aku mendengar kekecewaan dalam suara mereka, tetapi tak ada yang menuduhnya menahan proses tanpa alasan.