Hari ke-95, Satrio meminta pembuat perangkat menjelaskan pengulangan nomor. Ternyata terminal menyebut nomor pesan saat pemulihan, lalu menyebutnya lagi saat antrean dibuka. Kedua penyebutan benar, tetapi tidak dibedakan oleh suara. Pembuat perangkat mengusulkan frasa pembuka untuk setiap konteks.
Nomad meminta demonstrasi. Pada pemulihan, sistem akan berkata 'status dipulihkan'. Saat antrean dibuka, ia akan berkata 'pesan berikutnya'. Saat pesan lama diminta ulang, ia akan berkata 'pesan sebelumnya'. Satrio memeriksa apakah frasa itu tetap jelas dalam dua bahasa.
Kami menguji ketiganya tanpa melihat layar. Pada awalnya, aku mencampur 'status dipulihkan' dengan 'pesan berikutnya'. Yoon An mengubah intonasi dan jeda, tetapi Satrio mengingatkan bahwa sistem tidak boleh mengandalkan intonasi saja. Kata pembuka harus berbeda secara makna.
Kami menambahkan nomor pesan hanya setelah frasa konteks. Uji ulang berjalan lebih jelas. Namun, ketika dua pesan datang saat alarm berbunyi, sistem menunda pengumuman jumlah pesan. Setelah alarm selesai, ia menyebut jumlah yang lama, bukan jumlah terbaru.
Nomad menghentikan sesi. Pembuat perangkat harus memperbarui hitungan antrean setelah keadaan darurat selesai. Tidak boleh ada pesan hilang, dan jumlah yang dibacakan harus sesuai dengan antrean saat itu. Satrio meminta uji tambahan dengan pesan yang datang selama pemulihan.
Kyaa menerima lampiran Kesatuan tentang biaya pendamping. Dana akan tersedia untuk satu pendamping pada kasus medis yang disetujui, tetapi biaya perjalanan bagi anggota keluarga lain belum dijamin. Warga bertanya mengapa pendamping dipilih satu orang dan siapa yang menetapkan kebutuhan.
Kesatuan menjawab dokter dapat merekomendasikan pendamping tambahan, tetapi panel logistik harus menyetujui biaya. Kyaa meminta kriteria tertulis dan tenggat keputusan dua hari kerja. Panel belum menetapkan apa yang terjadi jika persetujuan biaya datang setelah jadwal keberangkatan.
Warga yang merawat anggota keluarga berkata ia tidak ingin harus membagikan diagnosis kepada panel penuh. Kesatuan menawarkan surat kebutuhan tanpa rincian medis, ditandatangani dokter. Kyaa meminta warga boleh melihat dan menyetujui isi surat sebelum dikirim. Petugas menerima usulan itu.
Rapat panel tentang akses jangka panjang dijadwalkan tiga hari lagi. Dokumen awal menyebut hak tinggal dapat diperpanjang setelah tinjauan, tetapi tidak menyatakan berapa lama. Kyaa meminta opsi dan dasar penilaian dibagikan sebelum rapat. Kesatuan menyanggupi mengirim bahan esok hari.
Di gudang, rute alternatif untuk pasokan lima belas hari ternyata hanya mampu membawa sebagian barang klinik dan pangan dasar. Biayanya tinggi dan jadwalnya tidak pasti. Kesatuan akan menyertakan skenario apabila rute utama tertutup, tetapi belum tahu berapa lama cadangan dapat bertahan.
Aku mendengar kru mulai menyebut rute alternatif sebagai 'jalan keluar'. Aku meminta mereka berhati-hati; rute itu hanya pasokan, bukan keputusan perjalanan. Nomad setuju menambahkan keterangan ke papan.
Pada sesi berikutnya, kami menguji pesan baru saat pembaca suara sedang membacakan petunjuk arah. Sistem tidak memotong arah, tetapi tidak memberi tanda sampai kalimat selesai. Setelah itu ia berkata 'pesan berikutnya menunggu'. Aku mengikuti instruksi dengan benar. Kru lain meminta pengumuman dibuat lebih pendek agar tidak menutupi lingkungan sekitar.
Nomad meminta dua versi: satu untuk ruang tenang dan satu untuk area bising. Satrio mengingatkan bahwa sistem tidak boleh punya makna berbeda berdasarkan lokasi tanpa memberi tahu pengguna. Jika volume berubah, status perubahan harus terlihat dan terdengar.
Kami melakukan uji sederhana di lorong timur. Pintu setengah terbuka, kipas pada tingkat tinggi, dan suara langkah lewat. Aku mendengar frasa pertama, tetapi tidak menangkap kata 'berikutnya'. Jayen mengulang rekaman di titik yang sama. Kami mencatat keterdengaran, bukan menyebut hasilnya gagal untuk semua lorong.
Nomad meminta pengukuran ulang setelah posisi pengeras disesuaikan. Satrio akan membawa dua pendengar yang memakai perangkat bantu berbeda. Tidak ada simulasi tanpa beban sampai uji itu dilakukan. Aku mencatat bahwa setiap kondisi suara memengaruhi keputusan teknis.
Kesatuan meminta warga menyampaikan kebutuhan biaya pendamping sebelum mereka mengunci kuota. Kyaa menolak tenggat yang terlalu cepat karena kebijakan masih berubah. Panel menerima perpanjangan dua hari untuk masukan, dan setuju tidak menggunakan perkiraan awal sebagai persetujuan.
Kyaa meminta Kesatuan menampilkan contoh perhitungan biaya pendamping tanpa data keluarga nyata. Panel memberi contoh kasus hipotetis: satu pasien membutuhkan bantuan mobilitas, sementara anggota keluarga lain menjaga anak di dome. Biaya untuk satu pendamping medis dapat disetujui, tetapi perjalanan anggota keluarga lain masih menunggu kuota.
Warga menanyakan apakah dana yang terbatas berarti keluarga harus terpisah. Kesatuan berkata tidak ada keputusan otomatis, tetapi kapasitas dan dana akan dipertimbangkan. Kyaa meminta mereka menyebut pilihan lain, termasuk jadwal berbeda atau bantuan lokal. Panel belum menilai semua opsi.
Seorang pendamping mengusulkan agar biaya perjalanan dan biaya hidup sementara dihitung terpisah. Kesatuan setuju menambahkan dua pos itu. Warga juga meminta mekanisme darurat bila biaya berubah setelah perjalanan dimulai. Panel akan meminta tim keuangan membuat skenario dan menyampaikan batasnya secara tertulis.
Tidak ada yang menandatangani formulir. Sesi ini hanya menguji apakah aturan dapat dipahami. Kyaa mengakhiri dengan mengulang bahwa bantuan saat ini tidak bergantung pada apakah keluarga kelak melakukan perjalanan.
Kyaa meminta draf koreksi nama dibagikan sebelum panel mengesahkan aturan.
Kru malam menerima salinan status yang sama sebelum pergantian tugas.
Petugas membacakan kriteria tanpa meminta warga menyebut pilihan mereka.
Kesatuan akan mengirim rincian biaya dalam format teks dan audio.
Kami mengirim salinan baru kepada pemeriksa independen untuk ditinjau.
Kami mencatat jawaban sebagai sementara sampai surat resmi diterbitkan.
Satrio meminta kru mencatat setiap pengulangan dengan nomor yang sama sebelum menyimpulkan penyebabnya.
Hari ke-96, Kesatuan membagikan kriteria biaya pendamping. Satu pendamping dapat dibiayai bila tenaga medis menyatakan bantuan diperlukan selama perjalanan. Pendamping tambahan dipertimbangkan jika ada kebutuhan khusus, tetapi keputusan berada pada panel logistik. Warga meminta batas waktu keputusan supaya keluarga tidak membeli tiket sebelum tahu siapa yang dapat ikut.
Kesatuan menetapkan jawaban dalam dua hari kerja setelah dokumen lengkap diterima. Jika keputusan terlambat, jadwal keluarga dapat ditahan tanpa kehilangan tempat selama dua hari. Namun, klausul itu belum menjelaskan apakah biaya pendamping ikut ditahan. Kyaa meminta perbaikan.
Seorang warga bertanya apakah pendamping boleh menolak berbagi rincian medis. Dokter dapat mengirim rekomendasi yang hanya menyebut kebutuhan fungsional, seperti bantuan mobilitas atau komunikasi. Panel tidak perlu mengetahui diagnosis. Kyaa meminta kalimat itu masuk ke prosedur privasi.
Kesatuan setuju menambahkan jalur pengaduan jika rincian lebih banyak diminta. Pengaduan akan ditinjau petugas privasi, bukan panel kapasitas. Warga menerima mekanisme itu sebagai draf, tetapi meminta nama unit dan jadwal layanan diumumkan.
Nomad menerima revisi audio yang memperbarui jumlah antrean setelah alarm. Satrio memeriksa versi dan menjalankan empat skenario di terminal terisolasi. Jumlah pesan cocok dalam tiga skenario. Pada skenario terakhir, satu pesan masuk ketika pemulihan status baca berlangsung. Sistem mengumumkan jumlah dengan benar, tetapi menempatkan pesan itu sebelum pesan yang lebih lama.
Satrio menghentikan pengujian. Isi tidak hilang, tetapi urutan bisa mengubah makna instruksi. Nomad meminta sistem mengurutkan berdasarkan waktu sumber dan menyatakan bila urutan berubah. Pembuat perangkat meminta waktu tambahan.
Seorang teknisi ingin menguji simulasi tanpa beban dengan versi sebelumnya yang sudah dianggap lebih stabil. Nomad menolak. Ia berkata versi sebelumnya pun belum mendapat persetujuan akhir, dan kita tidak boleh memilih konfigurasi karena terasa akrab. Satrio mendukung keputusan itu.
Kami menggunakan waktu yang tersisa untuk latihan frasa berhenti tanpa terminal. Jayen membacakan pesan, lalu salah satu kru menyampaikan instruksi bertentangan. Operator menghentikan urutan dan mengulang konfirmasi. Latihan berjalan baik, tetapi Nomad menandainya sebagai latihan manusia saja.
Kyaa menerima daftar rute pasokan alternatif. Rute tersebut dapat membawa air dan sebagian obat, tetapi pangan hanya cukup untuk beberapa hari. Kesatuan belum memiliki rencana untuk penutupan yang lebih lama. Warga meminta cadangan lokal ditinjau dan didistribusikan berdasarkan kebutuhan, bukan berdasarkan rencana perjalanan.
Petugas logistik menyetujui audit persediaan lokal besok. Ia tidak menjanjikan cadangan cukup. Kyaa meminta hasil audit disertai tanggal dan asumsi jumlah warga. Semua bantuan harian tetap diberikan.
Dalam pertemuan lanjutan, seorang warga bertanya apakah orang yang menolak inspeksi tertentu tetap dapat memperpanjang hak tinggal. Kesatuan menjawab bahwa inspeksi bukan syarat bantuan, tetapi hasil penilaian dome dapat memengaruhi status tempat tinggal. Kyaa meminta mereka menjelaskan prosedur alternatif bila seseorang tidak dapat masuk ke ruang inspeksi.
Petugas keselamatan menawarkan pengukuran dari luar ruang dan pendamping independen. Namun, belum tentu semua parameter dapat diperiksa dengan cara itu. Warga meminta laporan menyebut keterbatasan data dan tidak menganggap ketiadaan akses sebagai persetujuan terhadap hasil.