Aku bisa melihat kecemasan dan kekhawatiran yang mendalam di mata Candra, ekspresi ini bukan berpura-pura.
Aku menoleh ke samping, "Aku tidak ingin berbicara denganmu, kalau hari ini aku dan Denis mati, bahkan menjadi hantu pun, aku tidak akan melepaskanmu!"
Sudut mulut Candra berkedut, kata-kataku sudah mengingatkannya. Dia berbalik dan melemparkan tubuhnya ke samping ranjang Denis.
Denis sebentar terbangun dan sebentar tertidur kembali. Bocah kecil ini, beberapa waktu ini telah mendapatkan banyak penderitaan. Dia telah mengalami luka yang mungkin tidak pernah dialami anak-anak lain sepanjang hidup mereka.
Candra tidak berani menyentuh Denis, tangannya yang terulur mendarat lama di kepala Denis. Aku mendengar suaranya yang gemetar dan juga kesedihan yang tidak disembunyikan, "Denis, A