Ukuran kecil dengan jumlah yang banyak membuat kami cukup kewalahan menghadapi makhluk ini satu persatu. Aku mencoba melawan mereka menggunakan sihir petirku. Tapi entah kenapa aku tidak bisa melakukannya di sini. Alhasil aku hanya bisa menggunakan sihir anginku untuk mengusir mereka memukul mundur dari kami
“Gavin apakah kau tidak memiliki sihir untuk menyerang mereka?” Sahut Gilbart sambil mengayunkan pedangnya. Aku hanya menggeleng-gelengkan kepalaku.
“Tidak adakah cara bagimu untuk mengantar kita langsung ke ujung lorong itu?” lanjutnya kembali.
Aku merasa malu dengan Gilbart, semenjak monster-monster kecil ini muncul, dia sudah membantu kami dengan melawannya. Monster ini tidak sulit untuk dilukai atau dibunuh, kelebihannya hanya ada pada tubuh mereka yang mungil dan lincah. Bisa