Meskipun matanya sudah terbenam, Neville masih bisa mendengar dan merasakan apa yang ada di sekitarnya. Sesekali ia mendengar seseorang dengan gaduh berusaha mengangkat tubuhnya yang terbaring lemas, sesekali ia juga merasakan seseorang berusaha memompa jantungnya yang mulai berdarah dan tak kunjung berhenti mengeluarkan darah. Telinganya berdengung dengan sangat mengganggu, Neville merasa malu dengan orang-orang itu. Dia tidak mampu menyelamatkan mereka sebagaimana mestinya, malahan, dialah yang menjadi bahan penyelamatan orang-orang di sekitarnya.
Neville berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga kesadarannya. Dia tidak ingin mati konyol seperti ini. Pendengarannya makin lama juga makin meredup, tak ingin semuanya berakhir di sini. Sementara itu, Neville mengingat-ingat kejadian di mas