“A-aku hanya ingin kemari untuk—“ Gavin masih belum melihatnya dengan jelas. Namun suara makhluk itu menggelegar mengisi seluruh penjuru Gua. Suaranya terasa benar-benar tepat di depan dan atasnya. Yang berarti menunjukkan kalau makhluk ini benar-benar besar melebihi bayangan Gavin sebelumnya. Gavin melangkah mundur, menjaga jarak agar tidak terkena serangan tiba-tiba apabila makhluk itu akan benar-benar mencoba untuk menyerangnya dari.
“Apa, katakan yang jelas wahai manusia. Aku bisa mendengarmu bergetar saat mendengar ucapanku. Apa kau merasa takut?” tanya makhluk itu kembali. Gavin yang masih gugup berusaha untuk tidak menunjukkan rasa takutnya dengan jelas. Karena Gavin tahu makhluk seperti yang dia ajak bicara sekarang merupakan makhluk yang mampu mendengus emosi dan pikiran manusia.