Gavin tak mendengarkan perkataan Arleth. Dia tetap saja berniat untuk mengeluarkan tombak petirnya kepada Arleth dan mencoba untuk menyerangnya. Dia benar-benar merasa kalau hidupnya berada di ujung tanduk sekarang. Antara bisa bertahan hidup melawan para penyihir di pulau Induri atau harus mati di tangan orang yang mengaku sebagai kakaknya sendiri itu.
Arleth menengok ke belakang, ia melihat Rhianna yang jatuh tersungkur dengan parah sambil tertusuk oleh tombak petir milik Gavin. Dia langsung saja mencoba untuk menolong rekannya itu dan mencoba kabur dari serangan Gavin. Perkataannya tentang enggan melawan Gavin benar-benar ia terapkan saat ini. Prioritasnya sekarang hanyalah untuk menyelamatkan Rhianna dari serangan Gavin.
“Apakah kau tidak apa-apa?” tanya Arleth kepada Rhianna sambil