Aksara memuat novel & drama bertema dewasa (romansa, kekerasan). Dengan lanjut, kamu menyatakan berusia 17 tahun atau lebih.

oleh Ahmad Fauzi
"Maka tunggulah hari ketika langit membawa Dukhon (kabut) yang nyata, yang akan meliputi seluruh manusia. Inilah azab yang pedih" (Ad Dukhon ayat 10-11).Ahmad Rizalul Qur'ani bersama Zahra Fitria dan putra semata wayang mereka Nuruta Hudan yang berusia 2 tahun, melakukan ibadah haji ke Mekkah dan Madinah. Prosesi ibadah haji yang awalnya berjalan khusyuk dan hikmat harus terganggu dengan serangkaian kejadian aneh yang ditafsirkan sebagai tanda-tanda akhir zaman. Munculnya kabut asap misterius membuat sebagian besar jemaah terdampak, hingga tewasnya seorang jemaah asal Rusia bernama Anton Oesman Bornolenov di kamar hotelnya di Jeddah dengan memegang sebuah buku berjudul "Wali Tanpa Nama vs Malaikat Kematian."Rani dan Zahra kembali pulang ke Indonesia, namun perjalanan ibadah haji mereka ternyata jauh dari kata usai. Rani bertemu dengan kawan lama, seorang epidemiolog cantik blasteran Banjar-Amerika, Dr. Yumna Flannigan yang baru saja kembali dari Colombus Ohio, Amerika. Pertemuan dengan Yumna membuat Rani dilema. Yumna ternyata begitu tergila-gila dengan Rani dan tidak peduli pada fakta bahwa Rani telah memiliki istri. Rani dan Dr. Yumna banyak menghabiskan waktu bersama, melakukan suatu riset obat-obatan yang berkaitan erat dengan sosok "The Grim Reaper" serta sajak-sajak kisah eskatologi akan kehancuran dunia.Disamping itu, tiba-tiba saja Rani meminta izin pada Zahra untuk menikahi Yumna. Seakan tak percaya, suami yang dulu dikenalnya sangat setia kini malah berkeinginan kuat untuk memadu dirinya?Sebuah sequel dari Semesta Ayat : Sakinah Di Palestinaic_default
Karena kamu suka Romansa, mungkin kamu suka ini juga:
Romansa