Arbis tertawa geli membaca isi pesan dari Karin yang luar biasa banyak itu, ia bahkan tak mampu membaca seluruhnya karena banyak sekali. Sepertinya jari Karin sungguh sedang on fire dalam mengetikkan pesan pesan berikut. Namun, Arbis hanya mengetikkan balasan pesan tadi pada Karin tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut atau membalas isi pesan Karin satu per satu, lagi pula yang diperlukan Karin kan hanya keberadaan Arbis dan Arbis sudah memberitahukannya. Berari sudah benar begitu kan?
Namun, Arbis melihat pesan yang dikirimkannya tadi tidak mendapatkan balasan, padahal Arbis dapat melihat bahwa pesannya sudah bercentang biru alias sudah di baca oleh Karin. Namun, tak kunjung ada balasan lagi dari Karin. Sepertinya Karin sedang balas dendam dengannya dengan tidak membalas pesannya tadi,