Suasana kelas sebelum bel masuk berbunyi masih belum ramai, banyak siswa yang belum berdatangan dan memilih datang pada waktu dekat bel berbunyi. Beberapa yang sudah datang biasanya kebagian jatah tugas untuk piket berupa menyapu dan membersihkan seluruh area bagian kelas. Biasanya, sanksi bagi yang tidak piket berupa denda harian.
Sejak memasuki kelas ini, Kiran jarang sekali terlibat piket atau memegang gagang sapu barang sekali. Ia lebih memilih untuk membayar denda dengan hati yang ikhlas dan suka rela dari pada datang pagi pagi hanya untuk menyapu kelas. Untuk merapikan apartemennya saja ia nyaris tidak pernah saking malasnya. Tapi pagi ini, sebuah keajaiban baru saja terjadi.
Kiran datang pagi, dan melakukan tugas piket sesuai jadwalnya. Beberapa siswa yang melihat fenomena itu tam