Jalur pendakian Cibodas
Kandang badak,Gunung Gede
2400 mdpl.Awal Agustus
Namanya Tanjakan Setan,sebuah nama yang sanggup menggetarkan siapapun,terutama pendaki pemula seperti vita,seorang cewek yang berhasrat menjadi pendaki profesional.Tapi bagi Adryan,tanjakan ini tak ubahnya monster besar yang harus di jatuhkan.Ia begitu suka tantangan dan pendakian adalah kegiatan yang menyenangkan baginya.
Tanjakan ini,bisa di sebut jalur cepat menuju maut, merupakan jalur pendakian dengan kemiringan 90 derajat Tebing.
itu diisi banyak ukiran batu cadas yang kekuningan dan rantaian tali merentang di sepanjang tanjakn untuk membantu pendaki naik ke atas.Jalan setapak yg begitu curam dan harus di taklukan untuk sampai menuju puncak.
Mereka merintis jalur pendakian itu ke Gunung- Gede melalui Cibodas,Kandang Badak,Puncak Gede kandang Badak terlihat samar tertutup kegelapan melalui sela-sela dedaunan pohon catigi yang tumbuh di sepanjang jalur.Saat itu masih pagi dini hari dan mereka baru sampai di tanjakan setan.Tentu saja ini membuat nyali Vita agak ciut.
"Gue ngga kuat,Yan," bisik Vita,tercekat.Lemas.pendakian ini baru dimulai tapi vita merasa begitu lelah.Ditatapannya wajah Adryan dalam kegelapan.Namun pria itu begeming ,ia hanya memberikan senyum dan sorot mata penuh ketenangan,Vita mengangkat muka ke atas tebing.Dalam kegelapan itu,ia coba melihat apa yang di atas sana,berusaha mencari-cari puncak dari tebing itu.
Namun yang ada hanyalah gelap.
Dengan tangan dan kaki gemetaran,Vita terus menanjak sembari memegang erat tali itu.Pandangannya mulai berkunang-kunang.Betis kakinya merasa mengeras.Nafasnya semakin berat.Mendadak tali itu terputus.
Genganggaman tangan Vita terlepas,diiringi tubuhnya yang menggelinding ke bawah,menerjang akar-akaran,batang pohon,dan kerikil.