Kemeriaham pesta dansa sudah terasa saat aku memasuki pintu gerbang istana Lootopia. Para undangan datang dengan pasangan dansa mereka.
Ada perasaan cemas dalam hati, takut jika Ratu Samara tahu aku dan Steven datang ke sini. Semoga saja kekhawatiranku tidak terjadi.
Paman Rodrigo mengatakan bahwa para undangan yang datang kebanyakan adalah para bangsawan yang patuh pada perintah Ratu Samara. Karena hal itu, tidak semua orang bisa datang ke pesta ini.
Alunan musik mulai terdengar saat aku dan Steven masuk ke aula istana yang begitu mewah dan megah. Terdapat satu singgasana besar di tengah aula. Singgasana itu pasti adalah milik Ratu Samara.
"Kenapa ada singgasana besar di tengah sana?" tanya Steven padaku seraya menunjuk singgasana yang berada di tengah.
Aku juga sebenarnya bingung