***
Setelah menempuh perjalanan selama lima jam, akhirnya Aksa tiba di Rumah Sakit. Di sana, sudah banyak orang berkumpul.
Langkahnya berat saat ia mendapati Abi juga hadir di sana.
Aksa melangkahkan kaki mendekati sang Mama yang menangis di sana.
Beberapa langkah sebelum berlalu, Abi menahan tangan Aksa.
Ia menatap Aksa dengan keberanian.
“Sorry, Sa. Itu semua bohong. Kita semua bohong. Gue gak bener-bener suka sama Indira. Ini semua rencana dia buat bikin lo benci sama dia,” ucap Abi.
Aksa terhenyak. Ia menoleh pada Abi.
“Hari saat di mana dia jujur ke kita berempat, bahwa sebenernya dia sakit kanker otak. Di hari itu juga kita semua hancur. Hubungan gue sama dia itu cuma gimmick. Indira yang merencanakan ini semua. Membuat seolah dia berkhianat dari lo, dan selingkuh sama gu