Ana belum bisa memejamkan matanya, ia amsih memikirkan kejadian tadi siang saat di parkiran mobil, di rumahsakit tadi. Jelas benar, Ana melihat Sheila berjalan bersama dengan Frea, bahkan mereka turun dari mobil yang sama.
"Apa sebenarnya hubungan mereka?" gumam Ana lirih. "Apa Sheial sudah kenal perempuan itu dari dulu dan Sheila adalah orang suruhan perempuan itu juga?"
Ana benar-benar bingung, tidak, kalau Ana bertanya langsung pada Sheila, Sheila pasti akan memungkirinya. Sheila paati tidak akan jujur. Ana harus menemukan cara agar ia bisa mengetahui apa sebenarnya hubungan di antara Sheila dan Frea.
"Kenapa kamu belum tidur, An?"
"Mas, maaf. Apa saya mengganggu istirahat kamu?"
Eza hanya menggeleng, "Iya, saya gak bisa tidur nyenyak karena kamu terus ngomong sendiri dari tadi