Frea kian nekat untuk menghancurkan kehidupan Eza dan Ana. Apalagi setelah Hanin menemuinya tempo hari, hati Frea benar-benar sakit. Frea merasa harga dirinya kian diinjak-injak, Frea tidak akan menyia-nyiakan pengorbanannya selama ini sampai ia harus menjadi simpanan seorang laki-laki tua.
"Apa yang sebenarnya membuat kamu begitu ingin menghancurkan seorang Eza Rahardian?" Doni benar-benar tidak tau mengapa Frea begitu ngotot ingin menghancurkan Eza sedari dulu.
"Dia sudah menghancurkan keluarga saya."
Frea belum mau mengatakan hal yang sebenarnya pada Doni, meski berulang kali Doni bertanya.
"Sepertinya Eza dan Istrinya adalah orang baik-baik. Saat mereka datang ke rumah, kamu bisa melihat sendiri bagaimana istri dari Eza Rahardian itu dengan mudahnya akrab dengan istri saya."