----------------------------
Mendengar hal itu, Darius benar-benar merasa kaget, seakan tidak percaya dengan apa yang ia dengar baru saja.
Lalu ia melihat pula Edler mengungkapkan perasaannya pada Lenna, dan Lenna pun menerimanya.
"Apa! Dia secara cuma-cuma membelikan Ratih dan Lenna sebuah rumah?" gumam Darius.
"Hanya karena untuk mendapatkan cinta Lenna, dia sampai memberikan rumah seperti itu pada mereka. Apa maksudnya itu."
Lalu Darius kembali mengintai mereka dari posisinya itu.
---------------------------
"Sungguh? Kamu menerimaku?" tanya Edler.
"Iya. Aku menerimamu." jawab Lenna.
Edler yang mendengar itu seketika langsung merasa bahagia bukan main. Ia langsung memeluk Lenna erat.
"Edler! Lepaskan aku! Aku bisa mati sesak nafas." ucap Lenna.
"Aku sangat bahagia malam ini."