[Andre's POV]
Aku sudah kehabisan kata tentang apa yang harus kubicarakan kepada Camelia. Ia sudah kadung merasa tidak enak karena akun gosip yang memberitakan kami berdua. Aku pun merasa canggung, terlebih saat aku memberikan pesan yang tidak dikunjung balas olehnya. Nekad, aku telepon Camelia untuk menawarkan project yang bahkan belum dipastikan akan launching karena belum ada kepastian kontrak. Biarlah, aku ingin membuat ia lupa dengan apa yang sempat terjadi.
Aku mengajaknya untuk makan siang diluar, dan aku bisa menangkap suaranya yang ragu- ragu akan ajakanku. Untuk membuat ia yakin, aku mengajaknya makan siang di sebuah restoran mahal. Sepertinya saat aku sampaikan bahwa aku ingin bicara melalui makan siang di luar, dia langsung menangkap kalau arah pembicaraanku akan menuju peker