Gadis itu berangkat dengan seorang pria paruh baya yang bekerja sebagai supirmya. Ia memakai pakaian yang terlihat serius hari ini, sebuah blazer putih dan lipstick berwarna merah, dengan kacamata kerja yang dipakainya untuk gaya. Persis seorang eksekutif mudah. Pria yang mengantarnya langsung menyahut.
"Keren banget non Amel, mau kemana?" ujar Pak Prabu
"Ssst Pak, kita pergi diem-diem aja ya. Ayo berangkat. Jangan sampai ketahuan" Camelia masuk ke dalam mobil dengan suara yang dibuatnya pelan- pelan.
"Kenapa non? " tanya Pak Prabu kebingungan
"Biar orang di dalam rumah nggak tahu" jelas Amel
Mereka berdua pergi begitu saja bahkan tanpa pamit kepada Bi Iyah. Camelia langsung membuka handphone nya untuk mengirim pesan kepada Ayahnya ketika ia rasa mobilnya sudah melangkah jauh dari r