[Rasyid's POV]
Setelah Camelia menelpon, aku tidak bisa fokus menjaga Amy. Aku sedih bahwa anakku harus melewati hal seperti ini, terlebih saat aku tidak berada di sisinya. Sudah terlalu banyak hal yang ia lewati sendiri selama ini, dan aku merasa gagal menjadi seorang Ayah.
Saat Camelia bertanya apa arti dari semua yang ia alami saja, aku tidak punya jawaban yang tepat untuk mewakili kebenaran. Sudah terlalu lampau kejadian aku melawan kesultanan, dan aku sudah terlarut- larut membiarkan masalah ini, sedari Camelia kecil.
Amy sudah mulai membaik, walaupun dia masih belum kembali ke keadaan sebelumnya. Aku terus menerus menelpon dokter dan suster, meminta dokter spesialis untuk visit se sering mungkin ke kamar perawatan Amy. Berbagai jenis pertanyaan sudah aku tanyakan, dan obat- obat y