Camelia berangkat bersama Pak Prabu, dengan dandanan yang berbeda dari gaya nya seperti biasa. Ia selalu senang menggunakan baju yang menunjukkan sisi femininnya, namun sekarang ia terlihat lebih santai. Pak Prabu tidak mengomentari apa pun, hanya sedikit menatap aneh sebuah tampilan yang tidak biasa dilihatnya.
Camelia masih fokus ke layar handphone-nya, berselancar di dunia maya, melihat apa yang di posting oleh teman- temannya. Ia juga tidak lagi membaca semua pesan yang masuk kepadanya, hanya membiarkan orang- orang mengetik sesuka hati mereka. Ia malah menyalakan kamera depannya untuk mengambil foto dirinya siang itu, memberikan pose tersenyum tanpa gigi.
*Cekrik* suara kamera yang menandakan kalau Camelia baru saja mengambil foto dirinya. Pak Prabu hanya melihat dari kaca belakang