kriing..kriiing ...kriing bunyi telepon di sudut ruangan mewah menghentikan aktivitas seorang asisten rumah tangga yang sedang asik bekerja.
Dengan langkah cepat Maria mendekati
letak telepon itu lalu dia mengangkatnya
"hallo mar"suara wanita di ujung telepon yang lain
"ya bu ada apa ?"tanyanya.
"tolong kau rangkai dan letakan di kamar aku,bunga mawar yang telah aku pesan
jika, paketnya sudah ada "
"baik bu segera akan saya lakukan kalau bunganya sudah ada" sahut maria kepada majikannya.
Maria dan majikannya Serly memiliki hobby yang sama yaitu sama-sama menyukai bunga mawar.tak berapa lama paket bungapun datang dan maria langsung membawa paket bunga tersebut menuju dapur untuk di rangkai.saat membuka paket bunga mawar yang masih terbungkus rapi dia dengan tangannya yang terampil mulai merangkai mawar itu tapi tiba-tiba keningnya mengkerut sebagai ekspresi bingung dengan bau mawar yang aneh dan tak harum seperti biasanya.
Dalam sekejap Maria jatuh terkulai di lantai dengan tangan yang masih memegang setangkai mawar.
langkah-langkah kaki kecil yang lincah memasuki sebuah rumah besar nan mewah.Ketika kakinya memasuki rumah itu dia melangkah mengendap-endap takut -takut kalau bertemu seseorang
Dia takut bertemu dengan billy anak majikan ibunya yang sering membullynya
ketika dia melihat suasana rumah yang
sepi diapun memberanikan diri memasuki ruangan utama rumah itu menuju dapur dan betapa terkejutnya dia menemukan orang yang di carinya itu terkapar lemah di lantai dengan darah yang keluar dari hidung
"mama..mama !!"teriak gadis itu melihat ibunya sekarat
"Nak kau harus tersenyum selalu dan jangan menangis"ucap ibunya di penghujung nafasnya yang terakhir.