Pukul lima pagi, seluruh yang di pesan Mayor melalui rekannya, telah mulai berdatangan. Saat Mayor dibangunkan oleh seseorang, ia membuka mata dan otaknya langsung bekerja. Mayor meminta ijin ke toilet untuk menyegarkan dirinya.
Keluar dari toilet ia menjerang air panas, Mayor harus mengawali harinya dengan secangkir kopi pahit. Tiga puluh menit kemudian, ia telah siap bekerja dengan wajah segar.
Instruksinya jelas, menyalurkan cairan organik penghilang bau di dua titik yaitu melalui lubang pada pintu besi di ruang bawah tanah serta di lubang tembok pada halaman belakang. Butuh waktu lebih dari satu jam menyalurkan cairan seberat satu ton ke dalam lubang-lubang tersebut, saatnya untuk mengetes masih bau busuk atau tidak.
Mayor yang meposisikan diri di ruang baeah tanah, memberi aba-a