Jangan lupa komen ^^
~M E M O R I E S~
Ben masih nggak habis pikir dengan apa yang saat ini ia lihat di dalam kamarnya. Bagaimana bisa Bu Denok yang notabenenya paling tak bisa kalem pada mereka yang berani melanggar peraturan tertulis di indekos, kini justru terlihat sangat akrab dengan Dara. Keduanya kini sedang duduk di atas kasur berbincang ringan seperti dua orang yang sudah lama saling mengenal. Sedangkan Ben, jangan di tanya. Sedari tadi cowok itu sibuk berpikir di sudut kamar sambil mengemil gorengan yang dibawakan oleh wanita paruh baya berbadan tambun tersebut. Kepalanya kini dipenuhi pertanyaan tentang hubungan apa yang tengah dimiliki oleh Bu Denok dan Dara. Sampai keduanya bisa terlihat begitu akrab.
"Beneran begitu? Syukurlah, saya ikutan seneng dengernya," ucap Bu Denok.