setelah menjalani hubungan dan berpacaran selama satu tahun lamanya. akhirnya khumaira dan wafi memberanikan diri untuk melanjutkan hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan. namun sebelum pernikahan di tetapkan, mereka terlebih dahulu melangsungkan pertunangan untuk mengenal lebih baik anggota keluarga mereka satu sama lain.
tak berlama lama acara pertunangan pun di gelar. acara pertunangan berlangsung sederhana, dan kedua keluarga mereka pun berdiskusi untuk menentukan hari baik mereka untuk melangsungkan pernikahan. mereka terlihat sangat bahagia. hari pernikahan mereka berdua di tetapkan tepat 2 bulan setelah hari pertunangan mereka.
tak berlama lama khumaira dan wafi pun segera menyiapkan keperluan untuk pernikahan mereka. tak terasa hari yang di tunggu tunggu akhirnya tiba. mereka melangsungkan pernikahan dengan meriah dan di hadiri semua anggota keluarga mereka. tak lupa para kerabat kerabat jauh dan para tetangga mereka datang turut memeriahkan acara. acara pernikahan berjalan dengan lancar sampai semua acara selesai.
setelah menikah khumaira memutuskan untuk ikut suaminya, karna kedua orang tuanya juga kembali merantau ke jakarta. namun karena di desa mereka tak punya penghasilan dan pekerjaan, akhirnya khumaira dan wafi memutuskan untuk ikut merantau ke jakarta. namun mereka tinggal jauh dari tempat kedua orang tua khumaira dengan alasan tidak ingin merepotkan kedua orang tua khumaira.
wafi kembali bekerja sebagai seorang kuli bangunan sedangkan khumaira kembali bekerja di sebuah pabrik sepatu. mereka kembali di sibukan dengan kegiatan masing masing. mereka bertemu hanya saat malam hari saja, dan saat hari minggu itupun kalau khumaira libur kerjanya.
mereka bersyukur, meski harus jauh dari rumah dan jarang bertemu, tapi mereka masih bisa tidur satu rumah saat malam hari. dan selama mereka bekerja, mereka bisa menabung untuk mendirikan sebuah usaha di ketika mereka sudah siap tinggal di desa nanti.
setelah lama menikah khumaira merasa khawatir karna dia tak kunjung hamil. namun setelah 3 tahun menikah akhirnya khumaira bisa hamil. ia masih saja bekerja saat sedang hamil, sehingga membuat kandungannya bermasalah. setelah mengandung 8 barulah ia pulang dan tinggal bersama mertuanya. khumaira yang belum mengetahui sifat buruk mertuanya, awalnya menganggap mungkin itu hanya perasaannya saja.karna memang ia belum lama tinggal satu rumah dengan mertuanya.
setelah 1 bulan di rumah akhirnya dia melahirkan dan di bawa ke salah satu rumah sakit yang cukup besar di kotanya, karna kandungannya bermasalah. khumaira melahirkan denga normal namun bayinya di diaknosis oleh dokter terkena kelainan paru paru dan harus di rawat intensif di rumah sakit. namun setelah 1 minggu di rawat bayi khumaira di nyatakan meninggal dunia. sungguh sangat sedih hatinya, ia tak menyangka jika anaknya akan meninggal dunia karna sebelumnya ia di beri tahu dokter jika keadaan anaknya dinyatakan sudah membaik.
ia yang merasa sangat kehilangan, menggendong sendiri anaknya saat diantarkan pulang ke rumah untuk di makamkan.